SOFIFI, Serambitimur – Nasib tujuh pejabat eselon II (pejabat pimpinan tinggi pratama) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan segera terungkap pada November mendatang. Apakah mereka akan tetap di posisi sekarang oleh Gubernur Sherly Laos atau digeser ke tempat lain – semuanya tergantung hasil penilaian manajemen talenta yang dipimpin Sekretaris Daerah Malut Samsuddin Abdul Kadir.
Hal ini diungkapkan Samsuddin, Jumat (24/10). Ia mengatakan hasil penilaian teknis belum langsung diputuskan, karena masih harus dilaporkan kepada Sherly dan menunggu proses administrasi persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Setelah ini hasilnya akan kami laporkan ke Ibu Gubernur, kemudian diajukan pertek ke BKN. Jadi tinggal menunggu prosesnya saja,” ujarnya. Ketika ditanya apakah akan diumumkan bulan depan, ia membenarkan: “Ya, bisa saja bulan depan. Tergantung kecepatan proses di BKN.”
Menariknya, proses wawancara kali ini tidak lagi menguji kemampuan teknis – karena uji kompetensi telah dilakukan sebelumnya oleh pihak ketiga. “Kita hanya mengonfirmasi motivasi dan komitmen mereka: apakah masih punya semangat bekerja, siap bergeser, atau tetap ingin berkontribusi di posisi saat ini,” jelasnya.
Proses ini, katanya, merupakan bagian dari implementasi sistem merit dan manajemen ASN yang lebih objektif dan transparan di Pemprov Malut.














Tinggalkan Balasan