Daerah

Meski Pangkas Belanja Rp128 Miliar, Wali Kota Tidore Pastikan Kebutuhan Dasar Tetap Prioritas di Perubahan APBD 2026

Serambi Timur Diterbitkan 12:46 WIT 2 menit membaca
Ukuran Teks:

TIDORE, Serambitimur.id  – Meski belanja operasi dan modal dipangkas Rp128 miliar lebih, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam Perubahan APBD 2026.

Hal itu disampaikan Wali Kota saat memberikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026 di Rapat Paripurna ke-7 Masa Sidang I 2026-2027, Kamis (24/9/2026).

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Muhammad Sinen menjelaskan ada tiga fokus utama jawaban pemerintah.

Pertama soal Pendapatan. Menjawab sorotan Fraksi ADEM dan PDIP, kenaikan pendapatan Rp44,427 miliar berasal dari penyesuaian PAD, transfer, dan lain-lain pendapatan sah. Khusus kenaikan PAD Rp2,5 miliar disumbang BLUD RSUD Tidore yang realisasinya hingga Juli sudah 65 persen.

Kedua soal Belanja. Menjawab Fraksi ADEM, DKI dan PDIP, penurunan terbesar ada di Belanja Operasi Rp87,12 miliar dan Belanja Modal Rp41,11 miliar. Efisiensi dilakukan karena penyesuaian pendapatan dan menyasar kegiatan yang belum mendesak.

Meski begitu, alokasi untuk sektor prioritas tetap besar: Kesehatan Rp158,48 miliar, Pendidikan Rp194,72 miliar atau 22,52 persen, Infrastruktur Dasar Rp170,3 miliar atau 19,70 persen, Persampahan Rp5,6 miliar, Pertanian-Perikanan Rp8,82 miliar, Pariwisata Ekraf Rp6,14 miliar, dan BTT Rp4,21 miliar untuk antisipasi bencana El Nino. Bahkan Bantuan Keuangan untuk Alokasi Dana Desa naik dari 5% menjadi 10% atau Rp26,48 miliar.

Ketiga soal Pembiayaan. Menjawab ADEM dan PDIP, SiLPA sebelum perubahan Rp174,92 miliar awalnya mengasumsikan ada kurang bayar DBH. Namun yang cair hanya Rp25,39 miliar, sehingga SiLPA perubahan memakai angka audit BPK untuk menutup defisit dan membayar utang pihak ketiga. Termasuk penyertaan modal Rp2 miliar untuk Perumda Ake Mayora.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita untuk membangun Kota Tidore Kepulauan yang kita cintai,” tutup Wali Kota.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Muhammad Ridwan Yamin dan dihadiri 20 dari 25 anggota DPRD, Sekda Ismail Dukomalamo, Forkopimda, dan pimpinan OPD.

Tinggalkan komentar