TERNATE, SerambiTimur – Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Mushola Lapas Perempuan Kelas III Ternate, Sabtu (21/3/2026). Di momen menjelang Hari Raya Idul Fitri, delapan warga binaan pemasyarakatan (WBP) menerima remisi khusus sebagai bentuk penghargaan atas perubahan dan pembinaan yang telah dijalani.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ternate Agustina, pembina kerohanian Islam dari Kementerian Agama Kota Ternate, jajaran pejabat struktural, serta para pegawai dan WBP beragama Islam.
Prosesi dimulai dengan pembacaan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menegaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk perhatian negara sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.
Selanjutnya, Surat Keputusan Menteri terkait pemberian remisi dibacakan oleh staf Admisi dan Orientasi, sebelum akhirnya diserahkan secara simbolis kepada delapan WBP oleh Kepala Lapas.
Tak hanya itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada mitra kerja pembinaan rohani Islam dari Kementerian Agama Kota Ternate sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pembinaan spiritual warga binaan.
Momen tersebut menjadi refleksi bahwa Idul Fitri tidak hanya dirasakan di luar tembok lapas, tetapi juga membawa harapan baru bagi mereka yang tengah menjalani proses pembinaan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh makna, sebelum akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama.















Tinggalkan Balasan