Ternate, Sera,mbiTimur– Di sudut Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, ada kisah inspiratif yang tersaji di atas piring nasi. Namanya Ibu Cum, pemilik warung sederhana “Dapur Kuningan” yang sukses menyekolahkan anaknya hingga lulus sarjana hanya dari hasil menjual nasi campur.
Dengan menu utama berupa nasi campur khas rumahan—berisi nasi, sayur nangka, sup, ikan, kerupuk, perkedel, dan sambal—warung kecil milik Ibu Cum sudah menjadi langganan warga sekitar. Harganya pun ramah di kantong, hanya Rp25 ribu per porsi.
“Alhamdulillah, dari usaha ini saya bisa biayai anak saya kuliah. Sekarang dia sudah wisuda dari Fakultas Teknik Unkhair,” ungkapnya sambil tersenyum, Senin (19/5).
Tak berhenti di situ, Ibu Cum juga mulai berinovasi. Ia kini menawarkan menu baru seperti nasi liwet ayam rendang panggang dan nasi liwet geprek, dengan harga Rp75 ribu per porsi.
“Kalau yang liwet ini menu baru, buat yang mau makan lebih spesial,” tambahnya.
Minuman pun tersedia lengkap. Mulai dari es nutrisari, es jeruk, es teh manis hingga air mineral, semua bisa dipesan untuk menemani makan siang para pelanggan.
Penghasilan hariannya? Bisa mencapai Rp1 juta. “Lumayan, asal rajin dan jaga kualitas makanan,” ujarnya.
Kini, Dapur Kuningan juga bisa dipesan secara online lewat WhatsApp di nomor 082349732282 dan Instagram @dapur.kuningan. Dari dapur kecil ini, harapan besar lahir—terutama untuk masa depan anak-anaknya.













Tinggalkan Balasan