Halut

ERT NHM Gerak Cepat Padamkan Kebakaran di Makaeling

Serambi Diterbitkan 12:15 WIT 2 menit membaca
Ukuran Teks:

HALUT, SerambiTimur – Kebakaran melanda area perkebunan di Desa Makaeling, Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (28/8/2026). Kobaran api yang mulai meluas sekitar pukul 12.00 WIT itu mendapat penanganan cepat setelah warga meminta bantuan untuk mencegah api menjalar ke perkebunan lainnya.

Informasi kebakaran diterima Emergency Response Team (ERT) Gosowong dari salah seorang warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim ERT langsung berkoordinasi dengan Manager Health, Safety and Environment (HSE) untuk melakukan penanganan di lokasi.

NHM kemudian mengerahkan delapan personel ERT dan satu paramedis, lengkap dengan kendaraan serta peralatan pemadam kebakaran.

Tim ERT bersama pihak terkait memprioritaskan pemadaman pada titik-titik yang terbakar dan area yang dinilai berpotensi menjadi jalur penyebaran api.

Penanganan dilakukan melalui teknik pemadaman dan pendinginan. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, tim juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Tim ERT melakukan pemadaman dengan menyesuaikan teknik penanganan dengan kondisi dan karakteristik lokasi. Selain memadamkan titik api, kami juga melakukan pendinginan dan penyisiran pada area sekitar untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyala,” ujar Kapten ERT NHM, Muhammad Irfan.

Dalam proses tersebut, NHM mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain fire truck, pompa, selang, nozzle, Alat Pelindung Diri (APD), serta perlengkapan pendukung lainnya.

GM Geology Resources & Support NHM, Denny Lesmana, mengatakan respons cepat tim ERT membantu mempercepat proses penanganan sehingga kebakaran dapat dikendalikan dan tidak meluas.

“Kami berharap dukungan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Di tengah musim kemarau, mari bersama-sama menjaga perkebunan dan tanaman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan aman,” imbaunya.

Kepala Desa Makaeling, Nurdin Salamat, turut mengapresiasi bantuan NHM dalam menangani kebakaran tersebut.

“Luar biasa bantuan NHM menggerakkan tim dan unit pemadam sehingga mampu menyelesaikan pemadaman kebakaran,” ujarnya.

Meski api telah berhasil dikendalikan, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kondisi cuaca yang panas dan kering dapat membuat vegetasi lebih mudah terbakar.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut masih menunggu hasil dari pihak yang berwenang.

Tinggalkan komentar