Ternate, SerambiTimur – Puluhan pedagang yang menyewa lapak di Plaza Gamalama Modern, Kota Ternate, diduga menjadi korban penipuan oleh pengelola yang mengatasnamakan PT. Athena Tagaya. Uang sewa yang sudah dibayarkan sejak 2023 hingga kini belum dikembalikan.
Plaza Gamalama Modern, bangunan milik Pemkot Ternate yang diresmikan pada 2021, kini menjadi sorotan. Selain tidak terurus dan mengalami kerusakan, sejumlah pedagang melaporkan telah ditipu oleh pengelola melalui modus sewa lapak.
Salah satu korban, berinisial M, mengaku telah membayar Rp20 juta untuk menyewa lapak, namun tidak mendapat tempat yang dijanjikan. Hal serupa dialami korban lain, T, yang membayar Rp7 juta, dan K yang membayar Rp5 juta. Hingga kini, uang mereka belum dikembalikan.
“Saya sudah bayar untuk dua lapak, tapi belum dapat tempat. Barang dagangan saya sempat masuk, tapi hanya dua bulan. Setelah itu, tidak ada kejelasan,” ujar K.
Manager Marketing Plaza Gamalama Modern, Irawati A. Ibrahim, saat dikonfirmasi, mengaku telah menyerahkan uang pedagang kepada Syarif Hidayat. “Uang pedagang sudah saya serahkan ke Pak Syarif. Silakan tanyakan langsung ke dia,” katanya.
Sementara itu, para korban mengaku telah membentuk grup WhatsApp untuk mendesak penyelesaian kasus ini. Mereka juga meminta Pemkot Ternate dan aparat hukum segera mengusut dugaan penipuan ini.
Diketahui, total ada sekitar 60 pedagang yang menjadi korban, dengan bukti berupa KTP dan tanda terima pembayaran. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan dari pihak terkait.















Tinggalkan Balasan