Sofifi, SerambiTimur – Kepala Inspektorat Nirwan MT Ali dan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara Kadri La Etje, yang sebelumnya diusulkan sebagai kandidat Pj Sekprov ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tidak menghadiri prosesi pelantikan Abubakar Abdullah sebagai Pj Sekprov di Aula Kantor Gubernur Maluku Utara pada Rabu (7/8).
Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, resmi melantik Abubakar Abdullah sebagai Pj Sekprov dalam acara yang dihadiri sebagian besar pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, ketidakhadiran Nirwan MT Ali dan Kadri La Etje cukup mencolok di tengah seremonial tersebut.
Dugaan kuat muncul bahwa ketidakhadiran kedua pejabat ini terkait dengan kekecewaan mereka terhadap keputusan Pj Gubernur yang mengusulkan Abubakar sebagai Pj Sekprov ke Kemendagri.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku Utara, Rahwan K. Suamba, menjelaskan alasan ketidakhadiran kedua pejabat tersebut. “Kepala Inspektorat, Nirwan MT Ali, tidak hadir karena sedang mengikuti rapat melalui zoom dengan KPK. Sementara itu, Plh Sekprov, Kadri La Etje, sedang menjalankan tugas dinas luar daerah,” ujarnya.
“Semua pejabat yang tidak hadir telah menerima undangan. Pak Kadri La Etje sedang dinas luar daerah saat masih Plh, dan Pak Nirwan sedang mengikuti zoom dengan KPK pada jam 9.00 WIT pagi ini,” tambah Rahwan.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat, dan diharapkan Abubakar Abdullah dapat membawa perubahan positif dalam birokrasi pemerintahan Provinsi Maluku Utara.














Tinggalkan Balasan