TERNATE, SerambiTimur — Komisi I dan II DPRD Kota Ternate mendorong PT. Indonesia Market Management (IMM) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate untuk lebih serius memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan usai rapat kerja di ruang eksekutif DPRD, Kamis (5/12).
Anggota Komisi I DPRD Kota Ternate, Gifari Bopeng, menegaskan bahwa kerjasama optimal antara PT IMM dan Disperindag sangat penting untuk mencapai target PAD. “Potensi PAD terbesar ada di Disperindag, namun jika dikelola tidak maksimal, target sebesar Rp15 miliar yang diproyeksikan Pemkot akan sulit tercapai,” kata Gifari.
Sinergi untuk Target PAD
Dalam rapat tersebut, DPRD meminta PT IMM dan Disperindag menyamakan persepsi terkait pengelolaan retribusi pasar. Menurut Gifari, sinergi yang kuat akan memungkinkan target PAD pada 2025 lebih realistis.
“DPRD juga merekomendasikan Pemkot agar memastikan PT IMM menggenjot PAD melalui berbagai upaya. Sinergi yang baik dapat membawa pencapaian minimal 80 persen dari target,” ujarnya.
Selain itu, Gifari menyoroti kelemahan sumber daya manusia (SDM) di Disperindag yang dianggap masih kurang optimal. “SDM di Disperindag harus lebih serius. Jika dikelola dengan baik, PAD akan meningkat signifikan,” pungkasnya.
Dengan kerjasama yang solid antara Pemkot, PT IMM, dan DPRD, diharapkan PAD Kota Ternate dapat terus bertumbuh demi mendukung pembangunan daerah.















Tinggalkan Balasan