TERNATE, Serambitimur.id — Sebuah perubahan besar di jajaran pimpinan Pemerintah Kota Ternate resmi terjadi. Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Kamis (1/10/2026), sekaligus memberikan arahan tegas: tinggalkan kebiasaan kerja berbelit, jangan menunggu perintah untuk turun ke lapangan, dan pastikan setiap rupiah anggaran menghasilkan dampak nyata bagi warga.
Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Ternate Nomor 821.2/KEP/2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Dalam sambutannya, Tauhid menegaskan jabatan yang diemban bukanlah hadiah masa kerja, melainkan buah dari proses seleksi yang menuntut kualitas dan pertanggungjawaban nyata.
“Jabatan ini datang dengan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, kepada negara, dan kelak kepada Allah SWT,” ucapnya.
Ia mengingatkan para pejabat mengambil alih tugas di situasi yang tidak mudah. Karena itu, diminta menjadi pengelola yang cermat: memangkas kegiatan yang tidak esensial, memfokuskan anggaran pada program yang memberi dampak langsung kepada warga.
“Programnya boleh lebih sedikit, tetapi hasilnya harus lebih nyata,” tegasnya.
Khusus terkait musim kemarau panjang, Wali Kota berpesan agar para pejabat tidak menunggu laporan datang ke meja, melainkan turun langsung ke lapangan memetakan kondisi.
“Jangan menunggu laporan datang, tetapi turunlah ke lapangan untuk memetakan sendiri situasinya saat ini,” ujarnya.
Tauhid juga mengingatkan: “Setelah definitif, jangan malas-malasan. Jadi harus bekerja lebih maksimal lagi.”
Masyarakat kini semakin kritis dan menuntut pelayanan yang cepat, transparan, serta mudah diakses. Karena itu, pola kerja yang lambat dan berbelit harus ditinggalkan. Pemanfaatan teknologi didorong, namun tidak boleh membiarkan warga kecil, lansia, dan penyandang disabilitas tertinggal.
“Bekerjalah dengan integritas, berinovasi di tengah keterbatasan. keterbatasan bukan alasan berhenti, melainkan pemicu mencari cara baru,” pesannya.
11 Pejabat yang Dilantik:
1. Fahrudin Ginting — Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
2. Imran Ali Baasalem — Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
3. Ridwan Ali — Kepala Dinas Pendidikan
4. M. Faizal Baddarudin — Kepala Dinas Perhubungan
5. Naim Syafar — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
6. Musli Mohammad — Kepala Dinas Lingkungan Hidup
7. Surahman — Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
8. Hartati Umaternate — Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
9. Chairul Saleh Arief — Kepala Dinas Koperasi dan UKM
10. Amiruddin Abd Hamid — Kepala BPKAD
11. Tonny S. Pontoh — Kepala Pelaksana BPBD
Sementara itu, posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan belum diisi. Hasil seleksi peringkat pertama, Agus Fian Jambak, akan menunggu masa jabatan pejabat saat ini berakhir pada Desember 2026. (**)
