Ternate, SerambiTimur– Sebuah mobil mikrolet dengan nomor polisi DG 1358 UW yang diduga digunakan sebagai penampung bahan bakar minyak (BBM) ludes terbakar di Kelurahan Maliaro, Kota Ternate, Rabu (25/12/2024), sekitar pukul 11.15 WIT. Kebakaran hebat ini juga menghanguskan satu unit mobil Avanza, sebuah kios, dan dua rumah di bagian depan.
Menurut kesaksian warga, kebakaran bermula dari mobil mikrolet yang menyimpan hingga 700 liter BBM dalam jeriken.
“Kebakaran ini bermula dari mobil mikrolet yang dijadikan tempat penampungan BBM. Kami masyarakat sangat tidak setuju dengan aktivitas ini karena bahayanya besar, apalagi dekat pemukiman,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Pemilik mobil mikrolet diketahui bernama Iskandar. Aktivitas penampungan BBM ilegal ini dinilai menjadi penyebab utama insiden yang nyaris meluas ke permukiman.
Sekretaris Damkar Kota Ternate, Naim Safar, mengungkapkan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.10 WIT. Empat unit mobil pemadam dengan 20 personel diterjunkan ke lokasi, dibantu oleh TNI-Polri.
“Kami sempat kesulitan memadamkan api karena bahan bakar yang memicu kobaran. Namun, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Naim.
Hingga kini, kebakaran ini masih menyisakan trauma dan kekhawatiran di kalangan warga. Mereka berharap aktivitas penampungan BBM ilegal segera ditindak tegas oleh pihak berwenang.














Tinggalkan Balasan