TERNATE, SerambiTimur — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, didemo sekelompok massa yang menamakan diri Koalisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Maluku Utara, Kamis (12/6). Aksi dilakukan di Kantor Wali Kota Ternate dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, menuntut pemeriksaan atas dugaan korupsi sejumlah anggaran.
Rizal dituding terlibat dalam penyimpangan anggaran perjalanan dinas Sekretariat Daerah Kota Ternate senilai Rp6 miliar tahun 2025. Massa juga menyoroti pengelolaan dana sewa Lapangan Gelora Kie Raha serta pembebasan lahan Training Ground milik Malut United seluas 3 hektare di Kelurahan Tubo.
“Kami mendesak Kejati Malut segera memeriksa Rizal Marsaoly dan Kepala BP2RD Jufri Ali terkait pengelolaan pajak hiburan dan sewa Gelora Kie Raha,” kata Alimun Nasrun, koordinator aksi.
Massa menilai pengelolaan sewa stadion milik Pemkab Halmahera Barat itu tidak transparan. Mereka juga menilai pembebasan lahan Training Ground Malut United oleh Pemkot Ternate cacat prosedur karena melanggar sejumlah regulasi, termasuk PP No. 19 Tahun 2021 dan UU No. 20 Tahun 1961.
Aksi juga menyerukan agar Wali Kota M. Tauhid Soleman mencopot Rizal Marsaoly dan Jufri Ali dari jabatannya.














Tinggalkan Balasan