Menu

Mode Gelap

Daerah · 18 Feb 2025 13:36 WIT ·

Dari Duka ke Takhta: Perjalanan Sherly Tjoanda Menjadi Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara


 Dari Duka ke Takhta: Perjalanan Sherly Tjoanda Menjadi Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara Perbesar

Pada tanggal 12 Oktober 2024, Maluku Utara dikejutkan oleh tragedi yang memilukan. Benny Laos, calon gubernur yang tengah berkampanye, bersama rombongannya mengalami kecelakaan speedboat di Pelabuhan Bobong, Desa Bobong, Pulau Taliabu. Insiden tersebut merenggut enam nyawa, termasuk Benny Laos sendiri, dan menyebabkan sepuluh orang lainnya harus dirawat di RSUD Bobong.

Di tengah duka yang mendalam, Sherly Tjoanda, istri mendiang Benny Laos, menghadapi cobaan berat. Sebagai seorang ibu dari tiga anak, ia harus menguatkan hati dan melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh suaminya. Dengan tekad yang bulat, Sherly menerima usulan delapan partai politik untuk maju sebagai calon gubernur menggantikan suaminya.

Sherly bukanlah sosok yang asing dalam dunia sosial dan politik. Lahir pada 8 Agustus 1982 di Ambon, Maluku, ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Kristen Petra Surabaya dan melanjutkan program double degree di Inholland University, Belanda, lulus pada tahun 2004. Setelah kembali ke tanah air, Sherly aktif dalam berbagai kegiatan sosial, menjabat sebagai Ketua Yayasan Bela Peduli yang fokus membantu anak yatim dan masyarakat kurang mampu. Selain itu, ia juga memimpin Dewan Pengurus Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara, menunjukkan dedikasinya terhadap kesejahteraan petani.

Perjalanan Sherly menuju kursi gubernur bukanlah tanpa tantangan. Namun, dukungan masyarakat dan semangat untuk melanjutkan visi mendiang suaminya memberinya kekuatan. Pada pemilihan gubernur yang digelar pada 27 November 2024, Sherly berhasil meraih kemenangan dengan perolehan suara mayoritas, menjadikannya gubernur perempuan pertama di Maluku Utara.

Kini, Sherly Tjoanda memulai babak baru dalam kepemimpinannya. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman di berbagai organisasi sosial, ia berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan, serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda. Perjalanan hidupnya yang penuh liku menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa dari duka dan kehilangan, seseorang dapat bangkit dan membawa perubahan positif bagi sekitarnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang profil dan perjalanan Sherly Tjoanda, Anda dapat menonton video berikut:

Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Perselingkuhan Risman Kembali Disorot, SEMMI Desak Gubernur Copot Kadis PUPR Malut

19 Mei 2026 - 16:19 WIT

SMMI Malut Desak Gubernur Copot Plt Kadis PUPR, Soroti Proyek Mangkrak Puluhan Miliar dan Dugaan KKN

19 Mei 2026 - 15:01 WIT

Rangkap Jabatan hingga Proyek Bermasalah, Plt Kadis PUPR Malut Dikepung Sorotan

16 Mei 2026 - 08:49 WIT

FORMAPAS Malut Desak Gubernur Copot Kepala BAPPENDA

12 Mei 2026 - 18:06 WIT

Pulangnya “Barifola”: Permintaan Terakhir Sang Ibu Kini Terwujud, H. Burhan Abdurahman Beristirahat di Tanah Kelahiran

12 Mei 2026 - 17:11 WIT

Tinju dan Ambisi Ternate: Misi 10 Emas Nasri Abubakar di Porprov Malut

12 Mei 2026 - 13:51 WIT

Trending di Daerah