Kemenag Malut Raih Penghargaan Moderasi Beragama 2024
JAKARTA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara mendapat penghargaan sebagai kantor wilayah inovatif dalam penguatan moderasi beragama pada Moderasi Agama Awards 2024. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Agama di Gedung Sasono Langgeng Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (27/12/2024).
Kepala Kantor Kemenag Malut, H. Amar Manaf, hadir menerima penghargaan tersebut. Ia menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata kerja keras seluruh elemen masyarakat Maluku Utara dan Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan dan harmoni beragama.
“Saya merasa bangga dan terhormat menerima penghargaan ini. Ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan beragama. Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus memperkuat moderasi beragama di Maluku Utara,” ujar Amar Manaf.
Acara Meriah Penuh Harmoni
Acara ini menjadi momen refleksi atas capaian Kementerian Agama selama 2024 sekaligus proyeksi langkah strategis untuk tahun 2025. Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi untuk menjaga persatuan bangsa.
“Kita perlu merencanakan langkah ke depan dengan semangat moderasi dan harmoni beragama. Ini adalah komitmen bersama untuk menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan,” kata Menteri Agama.
Malam penghargaan semakin istimewa dengan penampilan dari H. Rhoma Irama bersama Soneta Group, serta pameran seni bertema moderasi beragama yang memperkaya nilai budaya dan seni acara tersebut.
Penghargaan untuk Semua Umat Beragama
Amar Manaf juga mempersembahkan penghargaan ini kepada seluruh umat beragama di Maluku Utara. “Mari jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk terus merawat kedamaian dalam kehidupan beragama,” ajaknya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta hiburan yang menghangatkan suasana, mempertegas komitmen Kemenag untuk menciptakan harmoni di tengah keberagaman. Kehadiran pejabat Kemenag dan ASN duta moderasi beragama dari berbagai latar belakang agama dan budaya semakin mengukuhkan semangat persatuan dalam keberagaman.














Tinggalkan Balasan