Ternate, SerambiTimur- Hari kedua pencarian korban banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, diwarnai dengan kesedihan yang mendalam. Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, Pemkot Ternate, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, bekerja tanpa kenal lelah, berusaha menemukan para korban yang masih hilang di tengah reruntuhan dan lumpur tebal yang menyelimuti daerah tersebut.
Sejak pagi hari, Senin (26/8), pencarian dimulai dengan semangat pantang menyerah. Setiap detik terasa berharga, setiap sudut digeledah, dan setiap suara diperhatikan dengan seksama. Takdir membawa kesedihan bagi tiga keluarga, saat petugas menemukan jasad tiga korban yang hilang, yaitu Siti Hasyim (22), Farah Hasyim (19), dan Ridwan Rura (58). Ridwan ditemukan dalam kondisi tertimbun material banjir bandang pada pukul 08.00, sebuah pemandangan memilukan yang menghantui para petugas di lapangan.
Informasi dari lapangan juga mengungkapkan bahwa dua korban lainnya, Acim dan Hajija, telah ditemukan pada Minggu malam, menambah daftar panjang korban yang menjadi korban dari bencana ini. Hingga saat ini, sudah belasan korban yang berhasil ditemukan, namun teror banjir bandang ini belum usai. Tiga warga lainnya masih dilaporkan hilang, menambah ketegangan dalam upaya pencarian yang masih berlangsung.
Dengan kondisi medan yang berat, pencarian dilakukan baik secara manual maupun menggunakan alat berat. Setiap gundukan lumpur digali, setiap reruntuhan diperiksa, dengan harapan menemukan korban yang mungkin masih selamat. Kehadiran Kepala BWS Maluku Utara, Kalpin Nur, di tempat kejadian menambah semangat para petugas yang tengah berjibaku dengan waktu.
Di lapangan, terlihat bagaimana petugas berbagi tugas secara efektif. Sementara beberapa dari mereka berfokus pada penggalian untuk mencari korban, yang lainnya berupaya membersihkan material yang menutup jalan dan fasilitas umum lainnya. Kerja keras ini menjadi bukti solidaritas dan keinginan kuat untuk menolong sesama di tengah bencana yang memilukan ini.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian, berharap keajaiban masih ada bagi mereka yang belum ditemukan.



















Tinggalkan Balasan