Ternate

Retribusi Parkir Ternate Jauh dari Target, DPRD Desak Transparansi

Serambi Timur Diterbitkan 01:19 WIT 2 menit membaca
Ukuran Teks:

Ternate, Serambi Timur – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate dari sektor retribusi parkir tepi jalan pada tahun 2024 tidak mencapai target. Hingga November, pendapatan baru menyentuh angka di bawah Rp1,5 miliar, jauh dari target Rp7 miliar.

Fakta ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kota Ternate dengan Dinas Perhubungan (Dishub) pada Senin (18/11). Anggota Komisi I DPRD Ternate, M. Ghifari Bopeng, menyayangkan minimnya informasi terkait kendala di lapangan yang menjadi penyebab utama tidak tercapainya target tersebut.

“Hari ini kami membahas retribusi parkir bersama Dishub, tetapi belum ada kejelasan yang kami dapatkan dalam rapat. Hal ini menjadi perhatian serius,” ujar Ghifari, yang juga Ketua Fraksi NasDem.

Ia menegaskan pentingnya transparansi dari Dishub agar permasalahan dapat diurai secara menyeluruh. DPRD juga menyoroti potensi kebocoran pendapatan pada titik-titik parkir. Untuk mengatasi hal ini, Ghifari mengusulkan pengadaan portal otomatis di beberapa lokasi prioritas.

“Dengan portal otomatis, negosiasi di lapangan dapat dihindari sehingga kebocoran pendapatan bisa diminimalkan. Namun, pengadaan ini harus dilakukan secara bertahap. Dari 15 titik parkir yang ada, tahun pertama kita fokus ke tiga titik dulu, dan seterusnya hingga selesai dalam lima tahun,” jelasnya.

DPRD juga berharap kolaborasi erat antara legislatif dan eksekutif untuk mencapai hasil lebih baik pada tahun mendatang. “Kami ingin di tahun 2025 realisasi bisa mencapai setidaknya 80 persen dari target yang ditetapkan,” tutup Ghifari.

Tinggalkan komentar