Sofifi, SerambiTimur – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mematangkan persiapan pemberangkatan 1.076 Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2025. Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, memastikan bahwa seluruh proses teknis dan koordinasi telah dilakukan secara menyeluruh oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD).
Hal ini disampaikan Sarbin Sehe usai menerima arahan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, yang menekankan pentingnya penguatan tugas dan tanggung jawab PPIHD, terutama dalam memastikan moda transportasi yang aman dan nyaman bagi jamaah.
“Ibu Gubernur telah menginstruksikan agar seluruh persiapan pelaksanaan haji dimantapkan. Untuk tahun ini, jamaah akan diberangkatkan menggunakan pesawat carter demi kenyamanan selama perjalanan. Proses pembahasan dengan pihak maskapai telah rampung, dan penandatanganan kerja sama dengan Lion Group dijadwalkan minggu ini,” ungkap Sarbin, Jumat (11/5/2025).
Sarbin menjelaskan bahwa opsi penggunaan pesawat reguler sempat dipertimbangkan, seiring keinginan Gubernur agar anggaran dapat dialihkan sebagian untuk menambah uang saku bagi para jamaah. Namun, opsi tersebut tidak dilanjutkan.
“Skema tambahan uang saku sempat didiskusikan. Namun, setelah mempertimbangkan efisiensi dan kenyamanan, keputusan final tetap pada penggunaan pesawat carter,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para jamaah agar menjadikan panitia haji daerah sebagai pusat informasi utama selama proses keberangkatan, guna menghindari simpang siur informasi.
Dalam hal teknis, PPIHD provinsi telah menggelar rapat koordinasi bersama PPIHD kabupaten/kota untuk memastikan seluruh kebutuhan jamaah terpenuhi. Sarbin berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Maluku Utara agar ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan khusyuk.















Tinggalkan Balasan