Labuha, SerambiTimur– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar musyawarah pembentukan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD-IPARI) Halmahera Selatan di aula FKUB, Jumat (13/9/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh para Penyuluh Agama Islam dan Kristen, baik PNS, PPPK, maupun non-PNS. Musyawarah resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan, H. La Sengka La Dadu.
Dalam sambutannya, H. La Sengka La Dadu mengajak para penyuluh untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya penyuluhan dengan pendekatan bahasa agama yang mampu memberikan pencerahan dan kesejukan.
Selain itu, La Sengka juga berpesan agar penyuluh agama bersama masyarakat menjaga kondusifitas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2024. “Sebentar lagi kita akan menghadapi Pemilukada. Saya mengajak seluruh penyuluh agama untuk terus mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga suasana rukun, damai, dan harmonis,” ujarnya.
Menurut La Sengka, peran penyuluh agama sangat penting, tidak hanya dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam menjaga keharmonisan sosial dan kerukunan umat beragama.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Subbagian Tata Usaha Hamdi Berhert, Kepala Seksi Bimas Islam Hj. Mizna Laila Albaar, serta Penyelenggara Kristen Fendi Betawi.












Tinggalkan Balasan