SOFIFI – SerambiTimur – Dalam penutupan Festival Qasidah Rebana dan Bintang Vokalis Maluku Utara yang meriah, Sekretaris Daerah Malut Syamsuddin Abdul Kadir mengeluarkan panggilan kuat: para pemenang harus terus berkarya dan menjadikan seni sebagai alat dakwah yang hidup.
Acara yang dipusatkan di Alun-alun Kota Sofifi, Sabtu (29/11), bukan sekadar ajang kompetisi – melainkan ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni Islami. Lebih dari 400 peserta dari 10 kabupaten/kota menyemarakkan panggung besar, memadukan nilai keagamaan, seni, dan budaya dalam satu panggung.
Syamsuddin juga mengingatkan peserta yang belum berhasil agar tidak berkecil hati. “Selamat kepada pemenang – jangan berpuas diri, terus berlatih! Bagi yang belum menang, jadikan ini pengalaman untuk berusaha lebih giat, semoga lain kali bisa meraih yang terbaik,” tegasnya.
Ia mengapresiasi penuh kegiatan yang diadakan di Sofifi dan berharap acara keagamaan ini akan dilaksanakan dengan lebih meriah lagi di masa depan. “Kita berharap kegiatan ini ke depan akan lebih baik dan semakin banyak memberi manfaat,” pungkasnya.














Tinggalkan Balasan