SOFIFI, SerambiTimur – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe meresmikan Gedung Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II pada Rabu (24/12/2025), yang berlokasi di Jalan 40, Kota Sofifi.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, serta disaksikan oleh Kepala BPTD Kelas II Maluku Utara, Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara.
Kehadiran Gubernur dan rombongan disambut hangat oleh jajaran BPTD Kelas II. Acara peresmian yang berlangsung khidmat pada sore hari tersebut dibuka dengan Tari Pete Cengkeh, tarian tradisional khas Maluku Utara yang sarat makna sejarah dan filosofi perjuangan masyarakat, sekaligus merepresentasikan cengkeh sebagai komoditas penting daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly berharap gedung baru ini mampu menjadi pusat penguatan pelayanan transportasi darat yang inklusif, aman, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Maluku Utara.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-stakeholder dalam menghadapi momentum mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) agar berjalan tertib, aman, dan lancar.
“Saya berharap seluruh pihak dapat bekerja sama memastikan pelayanan transportasi berjalan optimal, terutama pada momen Nataru,” ujar Sherly.
Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Maluku Utara Joko Kusnanto menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya gedung tersebut. Menurutnya, keberadaan kantor baru akan meningkatkan kinerja, profesionalitas, dan koordinasi dalam penyelenggaraan transportasi darat di wilayah Maluku Utara.
Menutup rangkaian acara, Gubernur Sherly mengajak BPTD Kelas II untuk melakukan mapping konektivitas transportasi bagi petani dan nelayan di seluruh kabupaten/kota, guna memperkuat rantai pasok, mempercepat distribusi hasil produksi, serta meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
Peresmian gedung ini menandai babak baru pengelolaan transportasi darat Maluku Utara yang lebih ergonomis dan terintegrasi, dengan target pengembangan angkutan umum perkotaan yang aman, peningkatan sarana prasarana, serta kemudahan mobilitas masyarakat di kawasan Moloku Kie Raha.
















Tinggalkan Balasan