Ternate, SerambiTimur – Partai Gerindra dikabarkan akan mencabut dukungan terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore nomor urut 2, Syamsul Rizal Hasdy dan Adam Dano, dalam Pilkada Tidore. Langkah ini diambil menyusul dugaan bahwa Syamsul Rizal Hasdy diam-diam mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara nomor urut 04, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe.
Dugaan ini mencuat setelah beredarnya video pertemuan antara Syamsul Rizal Hasdy dan pasangan nomor 04 yang tersebar di beberapa grup WhatsApp.
Ketua DPC Gerindra Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Bin Taher, menyatakan bahwa pengurus partai di daerah memiliki kewajiban untuk mengamankan arahan dari DPD dan DPP, sesuai hasil Rapimnas. “Ini sudah menjadi keputusan Rapimnas, dan hukumnya wajib untuk memperjuangkan dan memenangkan pasangan AM-SAH,” ungkapnya pada Senin (11/11).
Muhammad Bin Taher menyesalkan tindakan Syamsul Rizal Hasdy, yang dianggap kurang menjaga keseimbangan dukungan di koalisi. Meski ada partai koalisi yang mendukung pasangan nomor urut 04, Gerindra tetap fokus pada dukungan untuk AM-SAH. “Seharusnya Pak Sam menjaga keseimbangan ini, sehingga tidak terkesan ada keberpihakan,” tambahnya.
Ketua DPD Gerindra Maluku Utara, Sahril Tahir, mengonfirmasi bahwa Gerindra akan menarik dukungannya dari pasangan SAMADA dan beralih mendukung pasangan nomor urut 1, MASI AMAN, yang diusung oleh Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman. “Ya, Partai Gerindra akan cabut dukungan untuk Paslon Nomor 2 di Tidore,” kata Sahril, seraya menambahkan bahwa pengumuman resmi akan dilakukan melalui konferensi pers.
Sahril, yang juga merupakan calon Wakil Gubernur Maluku Utara berpasangan dengan Aliong Mus, menyatakan bahwa penyelidikan atas dugaan tersebut masih berlangsung. “Saat ini saya masih berada di Jailolo untuk kampanye. Jika sudah tiba di Ternate, konferensi pers akan digelar,” tutupnya.













Tinggalkan Balasan