TERNATE, SerambiTimur — Menindaklanjuti keluhan warga soal drainase yang rusak di RT 07 Kelurahan Bastiong Karance, Anggota DPRD Kota Ternate dari Daerah Pemilihan (Dapil) Ternate Selatan–Moti, Nurjaya Hi Ibrahim, turun langsung meninjau lokasi, Jumat (10/5/2025).
Kepada awak media, Nurjaya mengungkapkan bahwa kondisi drainase yang kecil dan tersumbat menyebabkan genangan air yang merusak fondasi rumah warga.
“Drainase yang tidak mampu mengalirkan air hujan dan limbah secara optimal akan menggerus struktur tanah. Akibatnya, fondasi bangunan menjadi rapuh, bahkan bisa menyebabkan keretakan pada dinding dan lantai,” jelasnya.
Ia juga menerima banyak aduan dari warga soal saluran yang terlalu sempit, tidak mampu menampung debit air saat hujan deras, serta kerap tersumbat oleh sampah, lumpur, dan endapan.
“Drainase yang tidak terawat menyebabkan air mengendap dalam waktu lama, membuat tanah menjadi lembap dan memicu erosi. Ini sangat membahayakan keamanan bangunan,” ujarnya.
Menurut Nurjaya, kondisi ini harus segera ditangani. Ia mendesak pemerintah kota melalui dinas terkait agar segera merancang perbaikan drainase di wilayah tersebut dengan ukuran yang lebih besar, dalam, dan berfungsi optimal.
Tak hanya itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut terlibat dalam pemeliharaan drainase.
“Warga perlu membersihkan saluran dari sampah dan endapan secara berkala, sekaligus menjaga pola penggunaan lahan agar tidak memperparah kondisi lingkungan,” pungkasnya.















Tinggalkan Balasan