TERNATE, SerambiTimur – Memperingati Hari Purbakala Nasional ke-112 tahun, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 21 menggelar aksi bakti sosial bersama Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Korem 152/Babullah. Kegiatan yang berlangsung Minggu (15/6/2025) ini dipusatkan di kawasan Benteng Oranje, Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah.
Kepala BPK Wilayah 21 Maluku Utara, Winarto, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga warisan sejarah dan budaya.
“Bakti sosial ini selaras dengan semangat peringatan Hari Purbakala Nasional yang jatuh pada 14 Juni. Benteng Oranje dipilih karena merupakan satu dari dua situs di Malut yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional,” ujar Winarto.
Menurutnya, pelibatan masyarakat dan lintas instansi dalam aksi ini adalah bentuk nyata dari sinergi pelestarian budaya. Ia berharap kesadaran terhadap pentingnya menjaga situs-situs sejarah dapat tumbuh dan terus berkelanjutan.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Rinto Taib, M.Si, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menyebut, kegiatan ini makin bermakna karena baru-baru ini tiga struktur makam dan satu masjid di Ternate ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Tim Ahli Cagar Budaya.
“Sinergi seperti ini sangat positif. Harapannya bisa terus berlanjut untuk mendukung agenda pemajuan kebudayaan,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Korem 152/Babullah, Kapten Inf Majo Syarir Sangadji, menyampaikan keterlibatan TNI dalam kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah.
“Tempat bersejarah seperti Benteng Oranje ini adalah bagian dari identitas bangsa. Merawatnya adalah bentuk cinta kepada tanah air,” ujarnya.















Tinggalkan Balasan