Ternate, SerambiTimur – Pemerintah Kota Ternate memangkas anggaran perjalanan dinas sebesar Rp25,4 miliar dan mengalihkannya ke tiga sektor prioritas nasional: pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan. Efisiensi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan penguatan program Asta Cita Presiden di daerah.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa dari hasil efisiensi tersebut, sebanyak Rp19,1 miliar dialokasikan untuk mendukung target pembangunan nasional. Rinciannya, Rp3,85 miliar untuk pendidikan, Rp11,9 miliar untuk infrastruktur, dan Rp3,34 miliar untuk kesehatan.
“Kita merespons cepat arahan Presiden. Meskipun dalam Inpres tidak diwajibkan melibatkan DPRD, kita tetap libatkan karena DPRD adalah mitra strategis dalam pembahasan anggaran,” ujar Rizal, Selasa (22/4/2025).
Anggaran perjalanan dinas yang dipangkas mencakup hampir seluruh OPD, dengan rasionalisasi rata-rata sebesar 50 persen. Misalnya, Dinas Pendidikan dari Rp2,6 miliar menjadi Rp1,3 miliar; Dinas Kesehatan dari Rp2,8 miliar menjadi Rp1,4 miliar; dan Dinas PUPR dari Rp1,6 miliar menjadi Rp830 juta.
Pemangkasan paling signifikan terjadi di Sekretariat DPRD yang semula memiliki anggaran perjalanan dinas Rp13,2 miliar, dipangkas sekitar Rp3,4 miliar. Sementara Sekretariat Daerah juga mengalami pemotongan dari Rp5,8 miliar menjadi Rp2,9 miliar.
“Kami akan melaporkan hasil rasionalisasi ini ke Kemendagri melalui Gubernur Maluku Utara,” tambah Rizal.
Pemkot berharap, langkah ini menjadi bukti komitmen dalam mempercepat pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.















Tinggalkan Balasan