Menu

Mode Gelap

Halut · 8 Feb 2025 04:04 WIT ·

Aksi Dukung NHM, Warga dan Karyawan Bersatu Demi Pemulihan Ekonomi


 Aksi Dukung NHM, Warga dan Karyawan Bersatu Demi Pemulihan Ekonomi Perbesar

Malifut, SerambiTimur- – Demonstrasi yang digelar Aliansi Peduli Demokrasi Maluku Utara pada Senin (3/2) untuk menuntut tanggung jawab sosial PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) mendapat respons tegas dari warga dan karyawan lingkar tambang. Forum Masyarakat dan Karyawan Bersatu untuk Bangkit (FMKBB) NHM melakukan aksi tandingan di Desa Tahane, Kecamatan Malifut, untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap perusahaan tambang tersebut.

Massa aksi yang mencoba menyuarakan tuntutan mereka justru dihadang oleh FMKBB dan diajak berdialog. Dalam audiensi tersebut, mantan karyawan NHM sekaligus warga Desa Tahane, Mahdi Abd. Rachman, mempertanyakan motif para demonstran. Ia menegaskan bahwa kepentingan terbesar masyarakat dan karyawan lingkar tambang adalah memastikan perusahaan kembali stabil demi keberlangsungan ekonomi mereka.

“Anda datang membawa kepentingan, tapi pernahkah bertanya apa yang menjadi kebutuhan kami? Satu-satunya harapan kami adalah perusahaan ini normal kembali, sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh semua orang di sini,” ujar Mahdi.

Mahdi yang hingga kini belum menerima pesangon karena kondisi perusahaan menjelaskan bahwa keberadaan NHM sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lingkar tambang. Ia juga menilai bahwa normalisasi produksi akan memulihkan daya beli masyarakat, membuka kembali lapangan kerja, dan melanjutkan program sosial perusahaan.

“Aksi kami adalah dukungan nyata dari karyawan aktif, karyawan yang dirumahkan, hingga mantan karyawan. Kami ingin NHM segera pulih sehingga semua kembali seperti sediakala,” ungkap Mahdi.

Sementara itu, Koordinator FMKBB, Septian Sam, menilai aksi mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Peduli Masyarakat Lingkar Tambang tidak murni. Ia menduga ada kepentingan lain di balik demonstrasi tersebut, termasuk desakan pembebasan seorang mahasiswa yang terjerat kasus hukum.

“Kami justru mendukung langkah perusahaan yang merumahkan sebagian karyawan untuk efisiensi, mengingat kondisi NHM belum stabil. Jika NHM terus diganggu, dampaknya akan lebih besar terhadap ekonomi masyarakat lingkar tambang,” jelas Septian.

FMKBB berharap masyarakat mendukung langkah-langkah perusahaan dalam memulihkan operasional Tambang Emas Gosowong demi keberlangsungan ekonomi di wilayah tersebut. “Normalisasi produksi NHM adalah prioritas utama demi kesejahteraan bersama,” pungkas Septian.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

NHM Bangun Rumah Layak untuk Lansia di Kao, Dukung Program Pengentasan RTLH

23 April 2026 - 13:28 WIT

NHM Fasilitasi Evakuasi Medis Warga Halmahera Utara ke Manado Gunakan Helikopter

13 April 2026 - 20:03 WIT

Terbang Demi Keselamatan: Helikopter NHM Peduli Bawa Harapan Pasien Tobelo ke Manado

13 Maret 2026 - 10:33 WIT

NHM Gelar Safari Ramadan di 39 Desa Lingkar Tambang Halmahera Utara

9 Maret 2026 - 12:49 WIT

Peringati HPSN 2026, NHM Bersihkan Pelabuhan Tobelo dan Edukasi 250 Pelajar Kurangi Plastik

5 Maret 2026 - 13:18 WIT

Tak Lagi Jalan Jauh Ambil Air: 800 Meter Pipa Baru Kembalikan Harapan Warga Pasir Putih

26 Februari 2026 - 22:35 WIT

Trending di Daerah