Ternate, SerambiTimur – RSUD Chasan Boisoirie Ternate, Maluku Utara, mulai menambah sejumlah fasilitas pelayanan intensif sebagai tindak lanjut evaluasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait hasil review kelas rumah sakit tahun 2024.
Penambahan fasilitas ini meliputi ruang Intensive Care Unit (ICU), Intensive Coronary Care Unit (ICCU), serta ventilator, sesuai dengan standar Permenkes Nomor 40 Tahun 2022.
Kepala Bidang Humas RSUD Chasan Boisoirie, Maluku Utara, menyampaikan bahwa pada 2025 pihak rumah sakit telah mengusulkan pengadaan tujuh unit ventilator yang bersumber dari APBD.
“Ventilator sudah tersedia dan segera dipasang di ICU baru. Setelah itu, ruangan ICU dan kamar operasi yang baru akan difungsikan,” ujar Kabid Humas, Senin (21/7/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas surat Kemenkes tertanggal 13 Juni 2025, Nomor VR.02.01/D.J./2025, perihal hasil review kelas rumah sakit.
Dalam evaluasi tersebut, RSUD Chasan Boisoirie diketahui belum memenuhi beberapa ketentuan teknis, seperti jumlah tempat tidur dan fasilitas ICU termasuk ventilator, karena gedung baru belum difungsikan secara optimal.
Jika tidak memenuhi ketentuan, BPJS akan memberlakukan penyesuaian tarif mulai Agustus 2025.
“Secara klasifikasi, rumah sakit tetap tipe B. Tidak turun tipe. Namun penyesuaian tarif tetap berlaku jika belum memenuhi standar,” tegasnya.
Meski begitu, pihak RSUD memastikan bahwa perencanaan pemenuhan fasilitas telah dilakukan jauh hari sebelum adanya review kelas dari Kemenkes.
“Prosesnya memang memakan waktu dan biaya yang besar. Tapi sekarang semua sudah terpenuhi,” tambahnya.













Tinggalkan Balasan