Menu

Mode Gelap

Halsel · 18 Apr 2025 11:55 WIT ·

Flora dan Fauna Obi Bangkit: Harita Nickel Jaga Alam Lewat Pemantauan dan Edukasi


 Flora dan Fauna Obi Bangkit: Harita Nickel Jaga Alam Lewat Pemantauan dan Edukasi Perbesar

Pulau Obi, Maluku Utara — Di balik hiruk-pikuk aktivitas pertambangan, Pulau Obi menyimpan kisah lain yang tak kalah penting: tentang upaya pelestarian alam yang terus digalakkan oleh Harita Nickel. Di tengah geliat industri nikel, perusahaan ini menunjukkan keseriusannya menjaga warisan hayati Obi lewat pemantauan ekosistem dan edukasi lingkungan bagi karyawan.

jenis kelelawar Dobsonia

Selama tiga minggu dalam setahun, tim pemantauan yang melibatkan pihak independen menyusuri area reklamasi dan revegetasi di sekitar lokasi tambang. Mereka mencatat kemunculan flora dan fauna lokal, termasuk spesies endemik yang sebelumnya sempat menghilang akibat aktivitas penambangan.

“Kita lakukan monitoring menggunakan pihak ketiga secara independen untuk menjamin objektivitas. Kami amati kondisi sebelum dan sesudah penambangan, termasuk pascareklamasi,” ujar Muharwan Syahroni, Deputy Department Head of HSE Harita Nickel.

Hasilnya menggembirakan. Tanaman endemik kembali tumbuh di area reklamasi, diikuti oleh kehadiran burung lokal, reptil, hingga mamalia khas Kepulauan Maluku. Salah satunya adalah kelelawar buah Dobsonia viridis atau Kubu Hijau, dan burung eksotis Kapasan Halmahera (Lalage aurea) yang hanya bisa ditemukan di wilayah ini.

Elang Bondol

Tak hanya itu, keberadaan 28 spesies capung dan 46 spesies kupu-kupu dari berbagai famili menjadi indikator penting kualitas lingkungan yang terus membaik.

“Tren populasi satwa liar stabil. Ini menunjukkan ekosistem alami mulai pulih,” tambah Iwan, sapaan akrab Muharwan.

Salah satu indikator keberhasilan reklamasi adalah hadirnya Burung-madu sahul (Cinnyris frenatus), penghisap nektar yang makin sering terlihat di antara pohon berbunga di area revegetasi. Burung mungil ini jadi tanda rantai ekologi mulai terbentuk kembali.

Namun Harita Nickel sadar bahwa pelestarian tak bisa hanya mengandalkan pemulihan fisik. Perusahaan juga aktif mengedukasi seluruh karyawan dan mitra kerja soal pentingnya menjaga kelestarian satwa liar. Larangan berburu dan mengganggu hewan menjadi salah satu pesan utama yang terus digaungkan.

“Kami ingin semua pihak terlibat dalam menjaga keseimbangan alam. Edukasi menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan yang tak terlihat,” tegas Iwan.

Lewat kombinasi pemantauan, pemulihan habitat, dan kampanye edukasi, Harita Nickel berupaya memastikan bahwa Pulau Obi tak hanya menjadi pusat produksi nikel, tetapi juga tetap menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati yang tak ternilai.

 

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Malut Didesak Segera Tetapkan Kadis PMD Halsel Sebagai Tersangka Kasus Dana Desa

15 April 2026 - 15:16 WIT

Dari Ruang Kelas ke Rumah Belajar: Upaya Harita Nickel Bangun Generasi Pulau Obi

3 April 2026 - 13:51 WIT

Program PELITA Angkatan Ke-5: Harita Nickel dan BPVP Ternate Siapkan Pemuda Kawasi Jadi Tenaga Terampil

16 Maret 2026 - 13:16 WIT

Berkah Ganda Ramadan di Soligi: Sembako Setengah Harga, Modal Usaha untuk Warga

21 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dari Lahan 2 Hektare ke Pasar Tambang: Kolaborasi Tani–Industri di Obi

11 Februari 2026 - 18:31 WIT

Harita Nickel Bergerak Cepat Tangani Banjir Halmahera Barat, Logistik dan Tim Medis Diterjunkan

13 Januari 2026 - 14:43 WIT

Trending di Bisnis