Menu

Mode Gelap

Ternate · 8 Mar 2025 09:45 WIT ·

Pemprov Malut Pangkas APBD Rp160 M, Gubernur Sherly Laos Pastikan Tak Ganggu Layanan Publik


 Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Perbesar

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda

TERNATE, SerambiTimur– Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) harus memangkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp160 miliar sebagai bagian dari kebijakan efisiensi yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto melalui edaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyatakan sebelum pemangkasan dilakukan, setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diminta menyusun langkah-langkah strategis untuk mendukung efisiensi anggaran, baik dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Saya akan melihat paparan dari seluruh pimpinan OPD pada 10 Maret. Dari situ kita akan tentukan bagian mana yang bisa diefisiensikan,” ujar Sherly kepada wartawan, Jumat (7/3).

Sherly memastikan efisiensi anggaran tidak akan berdampak pada sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Sebisa mungkin kita pangkas pengeluaran yang tidak terlalu produktif, tetapi layanan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Skandal Tunjangan Belum Tuntas: Kejati Didesak Tak Beri Ruang Perlindungan Bagi Pejabat Berkuasa

6 Juli 2026 - 13:34 WIT

Polres Ternate Musnahkan 15.771 Botol Miras Ilegal dan 5,6 Kg Ganja

1 Juli 2026 - 20:13 WIT

Aksi Jilid III di Kemenag RI, FAKI dan GPM Ultimatum Menteri Agama Copot Kakanwil Kemenag Maluku Utara

30 Juni 2026 - 21:55 WIT

Pemkot Ternate Matangkan RKPD 2027, Empat OPD Jadi Prioritas Pembenahan Kota dan Peningkatan PAD

29 Juni 2026 - 21:25 WIT

Menjelang Rakernas JKPI, Sekda Ternate Ingatkan ASN: Disiplin adalah Wajah Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 20:13 WIT

Di Bela Hotel Ternate: Gubernur Sherly Tekankan Data Akurat Kunci Kebijakan, Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026  

20 Juni 2026 - 13:56 WIT

Trending di Daerah