Menu

Mode Gelap

Ternate · 11 Feb 2025 14:33 WIT ·

Wali Kota Ternate Buka Musrenbang Kecamatan Pulau Ternate, Fokus pada Infrastruktur dan Perlindungan Tenaga Kerja


 Wali Kota Ternate Buka Musrenbang Kecamatan Pulau Ternate, Fokus pada Infrastruktur dan Perlindungan Tenaga Kerja Perbesar

Ternate, Serambi Timur Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pulau Ternate di halaman Kantor Camat Pulau Ternate, Kelurahan Jambula, Selasa (11/2/2025).

Musrenbang tahun ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Infrastruktur Dasar Pada Wilayah Bahim, Kemudahan dan Keadilan Dalam Memperoleh Energi Optimalisasi Jaminan Perlindungan Kerja Rentan.” Kegiatan ini dihadiri kepala OPD, lurah se-Kecamatan Pulau Ternate, serta peserta Musrenbang lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tauhid menyebut tahun 2025 sebagai masa transisi menuju kepemimpinan dan kebijakan baru. Pemerintah tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang harus sejalan dengan visi jangka panjang sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang RPJPD Kota Ternate 2025-2045.

“Kita harus memastikan kebijakan dan program pembangunan tetap selaras dengan visi jangka panjang, sekaligus menyesuaikan dengan arah kebijakan pemerintahan baru,” ujar Tauhid.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan, termasuk menjaga kesinambungan program yang telah berjalan, menyesuaikan kebijakan baru, mengoptimalkan anggaran, dan meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk perencanaan yang lebih efektif dan berorientasi pada hasil.

Tauhid menambahkan, pemerintah berkomitmen meningkatkan jaminan perlindungan tenaga kerja. “Kita ingin perlindungan tenaga kerja ini menyentuh dua hal utama: kepala keluarga dengan pekerjaan, termasuk keluarga yang bekerja di sektor yang sama, dan pekerja disabilitas,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkot Ternate akan memastikan seluruh warga mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang merata.

Sementara itu, Camat Pulau Ternate, Roy Nasir, memaparkan inisiatif untuk menjadikan Pulau Ternate sebagai destinasi wisata unggulan. Salah satu langkah strategis adalah melalui komunitas SERDADU (Sejarah Adat dan Budaya), yang mempromosikan kekayaan sejarah dan budaya lokal, seperti Makam Sultan Babullah, Benteng Kastela, Ake Rica, dan Ake Jobubu.

“Musrenbang kelurahan telah selesai dengan pendampingan langsung dari kecamatan. Usulan masyarakat yang dianggap mendesak akan dimasukkan ke dalam program OPD maupun kelurahan,” ungkap Roy.

Hasil Musrenbang Kecamatan Pulau Ternate mencakup tiga bidang utama:

  1. Ekonomi dan Sumber Daya Alam: 36 usulan.
  2. Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah: 70 usulan.
  3. Pemerintahan dan Pembangunan Manusia: 45 usulan.

Roy menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata berbasis sejarah dan budaya untuk meningkatkan potensi lokal.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mukhtar Adam: Bayar Utang DBH, Krisis Gaji PPPK Bisa Teratasi

7 Juli 2026 - 16:01 WIT

Skandal Tunjangan Belum Tuntas: Kejati Didesak Tak Beri Ruang Perlindungan Bagi Pejabat Berkuasa

6 Juli 2026 - 13:34 WIT

Polres Ternate Musnahkan 15.771 Botol Miras Ilegal dan 5,6 Kg Ganja

1 Juli 2026 - 20:13 WIT

Aksi Jilid III di Kemenag RI, FAKI dan GPM Ultimatum Menteri Agama Copot Kakanwil Kemenag Maluku Utara

30 Juni 2026 - 21:55 WIT

Pemkot Ternate Matangkan RKPD 2027, Empat OPD Jadi Prioritas Pembenahan Kota dan Peningkatan PAD

29 Juni 2026 - 21:25 WIT

Menjelang Rakernas JKPI, Sekda Ternate Ingatkan ASN: Disiplin adalah Wajah Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 20:13 WIT

Trending di Daerah