Ternate, SerambiTimur– Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Utara, Hi Amar Manaf, menegaskan akan membatalkan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) jika terbukti tidak pernah menjadi tenaga honorer.
“Saya akan batalkan,” tegas Amar saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (2/1/2025).
Pernyataan ini muncul setelah beredar informasi tentang sejumlah nama yang tidak pernah bertugas sebagai honorer, namun masuk dalam daftar honorer dan Surat Keputusan (SK) Honorer di MAN 1 Halmahera Selatan. SK tersebut ditandatangani oleh mantan Kepala Sekolah, Adhari.
Amar menyatakan pihaknya akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan data honorer valid. “Jika ditemukan manipulasi, nama-nama tersebut pasti dibatalkan,” ujarnya.
Langkah ini diambil sebagai komitmen Kemenag Malut untuk menjaga transparansi dan kredibilitas dalam rekrutmen P3K. Amar juga mengingatkan seluruh pihak terkait untuk bertindak jujur dan bertanggung jawab.















Tinggalkan Balasan