TERNATE, SerambiTimur – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi Maluku Utara menggelar aksi demonstrasi di depan Rutan Kelas IIB Ternate, Kamis (19/12/2024). Mereka mendesak perawatan medis yang layak bagi Abdul Gani Kasuba (AGK), mantan Gubernur Maluku Utara.
Koordinator aksi, Safrin Silim, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi kesehatan AGK yang semakin memburuk. Ia mengecam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena memulangkan AGK dari RSUD Chasan Boesoirie ke rutan meskipun kesehatannya belum pulih.
“Kami sangat menyesalkan tindakan KPK yang mengembalikan AGK ke rutan dalam kondisi tidak membaik. Ini adalah tindakan yang tidak manusiawi,” ujar Safrin.
Para demonstran meminta KPK dan Komnas HAM segera turun tangan untuk memastikan AGK mendapatkan perawatan medis yang memadai. Safrin menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat menjamin keselamatan kesehatan AGK di dalam rutan, meskipun ada tenaga medis yang disiapkan.
“Pihak rutan tidak dapat merujuk AGK ke rumah sakit tanpa persetujuan dari KPK. Ini menjadi perhatian serius kami jika kondisi kesehatannya semakin kritis,” tambahnya.
Safrin juga menegaskan bahwa aksi ini murni inisiatif masyarakat tanpa campur tangan keluarga AGK. “Kami hanya ingin Pak Haji Gani Kasuba dirawat inap sesuai dengan kondisi kesehatannya yang sudah sepuh dan memerlukan penanganan medis intensif,” pungkasnya.















Tinggalkan Balasan