Menu

Mode Gelap

Ternate · 16 Des 2024 08:30 WIT ·

Kritik Terhadap Kinerja Kakanwil Kemenag Malut: Masalah Pungli dan SK Bodong Belum Tuntas


 Kritik Terhadap Kinerja Kakanwil Kemenag Malut: Masalah Pungli dan SK Bodong Belum Tuntas Perbesar

TERNATE, SerambiTimur- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Maluku Utara, H. Amar Manaf, dinilai gagal menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di lingkup Kemenag Malut. Penilaian ini disampaikan oleh praktisi hukum Mudafar Hi. Din dalam wawancaranya dengan media, Senin (16/12/2024).

Menurut Mudafar, sejumlah masalah yang menumpuk sejak H. Amar Manaf menjabat sebagai Kakanwil hingga saat ini masih belum menemukan solusi.

Kasus Pungli Ribuan Korban K3

Salah satu masalah utama yang diangkat adalah kasus pungutan liar (pungli) dalam program K3, yang melibatkan ribuan korban. Meski bukti-bukti dari para korban sudah dikumpulkan, Mudafar menyebut belum ada tindakan tegas dari Kakanwil.

“Ribuan korban K3 masih menunggu pengembalian uang mereka. Para pelaku yang sudah di-BAP (berita acara pemeriksaan) pun belum diberikan sanksi. Bahkan, meskipun Inspektorat Jenderal Kemenag RI merekomendasikan dua pelaku dinonaktifkan dari ASN, itu juga tidak dilakukan,” kritik Mudafar.

Ia menambahkan, keterlibatan pelaku dalam kasus ini diduga lebih dari empat orang yang telah diperiksa, yakni AMA, SA, SJ, dan SH.

SK Bodong Honorer di MAN 1 Halsel

Permasalahan lainnya adalah munculnya kasus SK bodong di MAN 1 Halsel. Mantan Kepala MAN 1 Halsel, Adhari A. Karim, diduga mengeluarkan SK palsu untuk mendukung persyaratan seleksi PPPK Kemenag RI.

“Ada 14 orang yang terdaftar sebagai honorer dalam SK tersebut, tetapi kenyataannya mereka tidak pernah bekerja. Meski kasus ini sudah viral, Kakanwil hanya memberikan pernyataan di media tanpa tindakan nyata,” ungkap Mudafar.

Dugaan Konspirasi Pelaku Kasus Pungli dan SK Bodong

Mudafar menduga, beberapa pelaku kasus SK bodong ini juga terkait dengan kasus pungli. “Ada indikasi keterlibatan pelaku yang sengaja mengatur semua ini. Tapi lagi-lagi, tidak ada langkah serius dari Kakanwil,” tegasnya.

Masalah yang Belum Tuntas di Lingkup Kemenag Malut

1.Kasus Pungli K3

•Pelaku yang sudah di-BAP: AMA, SA, SJ, dan SH.

2.Kasus SK Bodong Honorer di MAN 1 Halsel

•Melibatkan 14 nama yang diduga menggunakan SK palsu:

•Aisa Abd. Kadir S.Pd

•Fitria Taher S.T

•Bidahati Hi. Manyiha

•Gamar Anwar S.Pd

•Anas Ramli S.Pd

•Hasni Usman S.S

•Masaat Hi. Jafar

•Muhamad Faisal Marwan

•Nadjamudin M.A Rahman S.Pd

•Ruslia F. Adam

•Siti Julaiha Alhaddad

•Suharto M. Hi. Husen

•Wisma Iswan

•M. Ansyori Ajid S.E

Mudafar berharap Kakanwil segera mengambil tindakan tegas dan tidak hanya memberikan pernyataan tanpa aksi nyata. “Semua ini butuh penyelesaian konkret, bukan sekadar statemen,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mukhtar Adam: Bayar Utang DBH, Krisis Gaji PPPK Bisa Teratasi

7 Juli 2026 - 16:01 WIT

Skandal Tunjangan Belum Tuntas: Kejati Didesak Tak Beri Ruang Perlindungan Bagi Pejabat Berkuasa

6 Juli 2026 - 13:34 WIT

Polres Ternate Musnahkan 15.771 Botol Miras Ilegal dan 5,6 Kg Ganja

1 Juli 2026 - 20:13 WIT

Aksi Jilid III di Kemenag RI, FAKI dan GPM Ultimatum Menteri Agama Copot Kakanwil Kemenag Maluku Utara

30 Juni 2026 - 21:55 WIT

Pemkot Ternate Matangkan RKPD 2027, Empat OPD Jadi Prioritas Pembenahan Kota dan Peningkatan PAD

29 Juni 2026 - 21:25 WIT

Menjelang Rakernas JKPI, Sekda Ternate Ingatkan ASN: Disiplin adalah Wajah Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 20:13 WIT

Trending di Daerah