Menu

Mode Gelap

Daerah · 23 Nov 2024 15:06 WIT ·

Tausiyah Kebangsaan: Pilkada Damai untuk Pemimpin Amanah


 Tausiyah Kebangsaan: Pilkada Damai untuk Pemimpin Amanah Perbesar

JAKARTA, SerambiTimur– Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan pesan kebangsaan yang menyejukkan hati. Dalam tausiyahnya, Ketua MUI KH. M. Anwar Iskandar mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki ketaqwaan, integritas, dan amanah, demi kebaikan bangsa dan kemaslahatan umat.

“Wajib memilih pemimpin yang bebas dari suap, tidak melakukan politik uang, kecurangan, korupsi, oligarki, dinasti politik, dan hal-hal yang dilarang secara syar’i,” tegas KH. Anwar dalam Tausiyah Pemilihan Kepala Daerah Serentak Nomor Kep-74-DP-MUI/XI/2024.

Pesan ini menggarisbawahi pentingnya memilih pemimpin yang tidak hanya cakap memimpin, tetapi juga mampu menjaga keadilan, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat. Sebagai bangsa yang besar, ia mengajak umat Islam untuk menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab, berdasarkan tuntunan agama.

Tak hanya soal pemilihan, KH. Anwar juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan kerukunan, meskipun perbedaan pilihan politik tak terelakkan. “Tetaplah menjaga hubungan yang rukun antar sesama sebangsa dan antar umat manusia. Pilkada akan berlalu, tetapi persaudaraan harus terus dijaga,” katanya penuh harap.

Ketua MUI juga mengimbau kepada penyelenggara Pilkada, seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP, untuk menjalankan tugas mereka dengan profesional dan berintegritas. Ia meminta agar pemerintah pusat, daerah, dan aparat penegak hukum tetap bersikap netral, menjunjung tinggi keadilan, dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga harmonisasi dan kerukunan yang telah dibangun selama ini. Jangan sampai Pilkada mencederai persatuan bangsa,” tandasnya.

Di akhir tausiyah, KH. Anwar mengajak masyarakat untuk memohon kepada Allah SWT agar proses pemilihan berlangsung damai dan menghasilkan pemimpin yang mampu mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Berdoalah, agar pemilu ini membawa kedamaian dan kebahagiaan, serta pemimpin yang terpilih dapat menjadi pembawa kebaikan bagi bangsa,” tutupnya penuh doa.

Pesan kebangsaan ini menjadi pengingat bahwa Pilkada bukan hanya ajang politik, melainkan momen memperkuat persaudaraan, memperjuangkan keadilan, dan menjaga masa depan bangsa di bawah pemimpin yang bertaqwa dan amanah.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Skandal Tunjangan Belum Tuntas: Kejati Didesak Tak Beri Ruang Perlindungan Bagi Pejabat Berkuasa

6 Juli 2026 - 13:34 WIT

Terperiksa Kasus Rp139 M, Zulkifli Bian Tetap Pimpin BKD Malut

5 Juli 2026 - 20:24 WIT

Sherly–Sarbin Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Polri Kian Humanis dan Profesional

1 Juli 2026 - 19:47 WIT

GPM Kepung Kantor Antam, Desak Dirut Dicopot dan Anak Perusahaan di Haltim Dibekukan

30 Juni 2026 - 21:58 WIT

Pemkot Ternate Matangkan RKPD 2027, Empat OPD Jadi Prioritas Pembenahan Kota dan Peningkatan PAD

29 Juni 2026 - 21:25 WIT

Mantan Bupati Pulau Taliabu Ditahan, Korupsi Proyek ISDA Rugikan Negara Rp8 Miliar

26 Juni 2026 - 21:41 WIT

Trending di Daerah