Menu

Mode Gelap

Daerah · 8 Nov 2025 11:42 WIT ·

Sherly Tjoanda Guncang Birokrasi Malut: Isman Abbas Naik Jadi Plt Sekwan DPRD


 Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Perbesar

Sherly Tjoanda, Gubernur Malut

SOFIFI, SerambiTimur — Hembusan angin perubahan tengah berembus di lingkaran birokrasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Jumat (7/11/2025) menjadi hari penting ketika Gubernur Sherly Tjoanda mengumumkan rotasi sejumlah pejabat strategis — termasuk menunjuk Isman Abbas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Provinsi Maluku Utara.

Isman, sosok birokrat yang lama malang melintang di sekretariat dewan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Risalah DPRD. Ia dikenal tekun dan berpengalaman mengelola dinamika administrasi lembaga legislatif. Kini, tanggung jawab yang jauh lebih besar menantinya, setelah menggantikan Abubakar Abdullah, pejabat lama yang kini dipercaya memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut.

Langkah Gubernur Sherly Tjoanda bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari strategi penyegaran dan konsolidasi birokrasi. Ia menegaskan, masa tiga bulan pertama akan menjadi periode evaluasi ketat bagi semua pejabat pelaksana tugas yang baru dilantik.

“Kita berikan waktu tiga bulan untuk melihat kinerja dan komitmen mereka. Jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan dengan kerja, bukan sekadar seremonial,” ujar Sherly usai Sidang Paripurna pembahasan APBD Induk 2026 di Sofifi.

Selain Isman, sejumlah pejabat lain juga menerima amanah baru:

  • Halim Muhammad dipercaya sebagai Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  • Basyuni Thahir menjabat Plt Kepala Dinas Kehutanan.
  • Nani Riani Pakaya sebagai Plt Inspektur.
  • Zulfikar Conoras menempati posisi Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kebijakan ini menegaskan komitmen Gubernur Sherly untuk menciptakan pemerintahan yang dinamis, adaptif, dan berorientasi kinerja. Ia menilai, rotasi pejabat bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum membangun sistem birokrasi yang bersih, cepat, dan akuntabel.

Bagi Isman Abbas, penunjukan ini menjadi ujian sekaligus peluang. Dalam masa transisi politik dan pengawasan publik yang semakin ketat, ia dituntut mampu memastikan transparansi anggaran DPRD serta memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif.

Suasana baru pun mulai terasa di Sofifi. Gubernur Sherly mengakhiri arahannya dengan pesan lugas namun penuh makna:

“Yang kita butuhkan bukan sekadar pejabat, tapi pelayan masyarakat sejati.”

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Perselingkuhan Risman Kembali Disorot, SEMMI Desak Gubernur Copot Kadis PUPR Malut

19 Mei 2026 - 16:19 WIT

SMMI Malut Desak Gubernur Copot Plt Kadis PUPR, Soroti Proyek Mangkrak Puluhan Miliar dan Dugaan KKN

19 Mei 2026 - 15:01 WIT

Rangkap Jabatan hingga Proyek Bermasalah, Plt Kadis PUPR Malut Dikepung Sorotan

16 Mei 2026 - 08:49 WIT

FORMAPAS Malut Desak Gubernur Copot Kepala BAPPENDA

12 Mei 2026 - 18:06 WIT

Pulangnya “Barifola”: Permintaan Terakhir Sang Ibu Kini Terwujud, H. Burhan Abdurahman Beristirahat di Tanah Kelahiran

12 Mei 2026 - 17:11 WIT

Tinju dan Ambisi Ternate: Misi 10 Emas Nasri Abubakar di Porprov Malut

12 Mei 2026 - 13:51 WIT

Trending di Daerah