Halsel, SerambiTimur – Warga Kecamatan Gane Barat, khususnya di Desa Saketa, terus mengeluhkan buruknya jaringan telekomunikasi. Sinyal Telkomsel yang sering hilang membuat mereka kesulitan berkomunikasi, termasuk mengakses internet dan layanan telepon.
Padahal, Saketa merupakan ibu kota kecamatan tertua sebelum pemekaran wilayah menjadi Gane Barat Utara dan Gane Barat Selatan. Namun hingga kini, akses telekomunikasi di wilayah tersebut masih sangat terbatas.
“Kami seperti belum merdeka. Sudah puluhan tahun susah sekali jaringan. Sementara daerah lain lancar, kami masih harus mencari-cari sinyal,” ujar Mulyana Matdoan, warga setempat, Selasa (4/3/2025).
Mulyana meminta DPRD Halsel mendesak pemerintah daerah agar segera menjalankan program infrastruktur telekomunikasi yang sudah dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Keluhan serupa juga disampaikan Sekretaris Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Gane Barat Utara, Ramdhani Lukman. Ia berharap pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan yang baru menjadikan perbaikan jaringan telekomunikasi sebagai salah satu prioritas utama.
“Sebelum bicara soal kemajuan daerah dan program-program lain, yang pertama harus dibenahi adalah infrastruktur digital. Kita sudah berada di era digital, tapi akses internet di sini masih sulit,” tegas Ramdhani.
Warga berharap Pemkab Halsel segera berkoordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi dan pemerintah pusat agar akses komunikasi merata di seluruh Halmahera Selatan.















Tinggalkan Balasan