Halsel, SerambiTimur — Wacana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Halmahera Selatan kembali mengemuka, khususnya soal aspirasi pembentukan Kota Bacan sebagai kota madya. Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin, secara terbuka menyatakan dukungannya saat menerima audiensi Komite Perjuangan DOB Bacan di ruang rapat wakil bupati, Selasa (29/4/2025).
Dalam pertemuan itu, Helmi menegaskan bahwa pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari surat usulan yang telah dikirim oleh Komite DOB Bacan yang diketuai Ramli Adam bersama Sekretaris Husein Said.
“Inti dari pertemuan ini adalah untuk menindaklanjuti daftar usulan DOB yang diinventarisir oleh Kementerian Dalam Negeri. Dari 36 kota yang diusulkan secara nasional, Kota Bacan belum tercantum,” ungkap Helmi.
Menurutnya, di Maluku Utara hanya dua daerah yang masuk dalam daftar Kemendagri, yakni Kota Obi dan Kabupaten Wasile (Haltim). Hal ini kemudian menjadi perhatian serius dari Pemda Halsel.
“Kita melihat ada tiga daerah potensial yang sejak lama diwacanakan, yakni Pulau Obi, Gane, dan Bacan. Sekarang kita dorong agar Bacan bisa masuk dalam daftar DOB nasional,” tambahnya.
Helmi juga menuturkan bahwa hasil pertemuan tersebut akan segera dilaporkan kepada Bupati Bassam Kasuba dan jajaran terkait untuk ditindaklanjuti.















Tinggalkan Balasan