HALTIM, SerambiTimur – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menaruh perhatian serius terhadap persoalan HIV/AIDS di wilayahnya. Ia memastikan ada tiga instansi utama yang dilibatkan langsung untuk menangani dan mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Ketiga instansi tersebut yaitu Dinas Kesehatan, DP2KBP3A (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), dan Kementerian Agama Halmahera Timur.
“Ini langkah penting yang harus kita apresiasi. Kita perlu mengantisipasi secara dini sebelum menyebar lebih luas,” ujar Ubaid kepada wartawan, Senin (28/7/2025).
Menurut Ubaid, pencegahan HIV/AIDS harus dilakukan secara terus-menerus dan tidak boleh bersifat reaktif. Ia menegaskan agar pemeriksaan dan pemetaan kasus dilakukan lebih masif oleh tiga instansi tersebut.
“Saya sudah perintahkan untuk tingkatkan pemeriksaan dan tidak berhenti di satu titik saja. Pencegahan harus terus bergerak,” tegasnya.
Bupati juga meminta agar ketiga OPD menelusuri secara serius asal-usul kasus yang ditemukan di daerah. Ia menyoroti pentingnya mengetahui apakah penyebaran berasal dari luar atau sudah ada aktivitas berisiko tinggi di dalam daerah.
“Kita harus tahu, ini datang dari luar atau sudah ada pemain-pemain lokal. Ini penting agar bisa ditangani dengan tepat,” katanya.
Selain itu, Ubaid menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi ke masyarakat agar mereka lebih memahami risiko HIV/AIDS dan cara pencegahannya.
“Setelah itu, lakukan sosialisasi secara luas tentang bahayanya HIV/AIDS. Ini harus menjadi kerja bersama, bukan kerja diam-diam,” tutupnya.














Tinggalkan Balasan