Halsel, Serambi Timur— Menjelang pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Selatan pada 27 Agustus mendatang, perbincangan antar simpatisan semakin memanas, baik di warung kopi maupun di media sosial. Salah satu nama yang menjadi topik perbincangan hangat adalah Bahrain Kasuba.
Mantan bupati Halmahera Selatan tersebut kini menjadi sorotan dalam diskusi publik, mulai dari isu kecil hingga lobi-lobi politik di Jakarta. Bahkan, banyak pihak meragukan kemampuannya untuk maju kembali sebagai calon pada Pilkada serentak yang dijadwalkan pada 27 November mendatang.
Menanggapi hal ini, Ketua Tim Sahabat Bahrain Kasuba (BK), Rustam Side, menyatakan bahwa pembicaraan tentang Bahrain Kasuba wajar terjadi di kalangan politisi, birokrat, hingga aktivis.
“Bahrain Kasuba memang pantas menjadi bahan diskusi oleh berbagai kalangan, baik politisi, birokrat, maupun aktivis,” ujar Rustam, yang akrab disapa Utam.
Rustam juga menyebut bahwa media baru-baru ini ikut berspekulasi mengenai kesiapan Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman, yang akan bersaing dengan calon lain, termasuk petahana.
“Kami di BK-UMAR tetap konsisten dan solid demi terwujudnya pembangunan di Halmahera Selatan melalui kepemimpinan Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman. Terkait opini yang beredar, biarkan itu menjadi kampanye gratis bagi kandidat kami,” kata Rustam.
Rustam menambahkan bahwa saat ini seluruh tim relawan dan koalisi Partai Gerindra serta Golkar, yang mendukung Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman, tengah mematangkan konsolidasi untuk persiapan penjemputan dan deklarasi dalam beberapa hari ke depan.
“Di Koalisi dan Tim Relawan BK-UMAR, kami tidak lagi membahas soal rekomendasi partai karena semuanya sudah final dan mengikat. Kami lebih siap untuk mendaftar ke KPU pada 27 Agustus nanti,” tegas Rustam.
Secara terpisah, Bahrain Kasuba menyatakan bahwa langkah politiknya saat ini didorong oleh keinginan masyarakat Halmahera Selatan yang menginginkannya kembali memimpin daerah tersebut. Ia juga menegaskan akan menggunakan dukungan Partai Gerindra dan Golkar untuk mengatasi keraguan yang muncul lima tahun lalu ketika ia masih menjabat sebagai bupati dan mendapat perlawanan politik.
“Langkah politik kami selaras dengan keinginan masyarakat. Insya Allah, saya dan Pak Umar Hi Soleman akan bersama-sama membangun Halmahera Selatan ke depan,” ujar Bahrain.
Bahrain juga menambahkan bahwa pergantian Ketua Umum Partai Golkar tidak mempengaruhi dukungan partai kepada dirinya dan Umar Hi Soleman.
“Koalisi Golkar-Gerindra solid dari tingkat provinsi hingga kabupaten. Bahkan, Partai Garuda juga telah bergabung dengan koalisi kami,” tandasnya.



















Tinggalkan Balasan