HALSEL, SerambiTimur— Calon Wakil Gubernur Maluku Utara, Sahril Taher, menegaskan komitmennya untuk mendukung pasangan calon Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman (BK-UHS), dalam kampanye terbuka di Lapangan Merdeka, Minggu (27/10/24).
Dalam orasinya di hadapan ribuan warga Halsel, Sahril menyatakan bahwa kemenangan dalam politik hanya mungkin diraih oleh mereka yang memiliki kekuatan di pusat dan daerah. Menurutnya, dengan jaringan politik yang solid, kemenangan mereka tinggal menunggu waktu.

Aliong Mus Saat Berorasi Politik
“Saya ini ibarat anak pertama dari Presiden di organisasi politik, dan Bahrain anak kedua. Kalau kami kalah, tidak mungkin,” tegas Sahril.
Sahril juga menjelaskan bahwa di 10 kabupaten/kota, partai Gerindra dan Golkar mengusung kader-kader utama mereka. Dengan dukungan penuh ini, Sahril yakin 30 ribu suara di 10 wilayah tersebut bisa diraih dengan mudah.
“Perhitungan kami sudah matang, kemenangan ini tak terelakkan. Apalagi jika kami adalah ‘anak-anak Presiden’ dalam politik ini,” lanjutnya.
Selain itu, Sahril menyoroti dukungan penuh yang diterimanya dari tokoh-tokoh Makayoa di Maluku Utara serta latar belakang istrinya yang merupakan Putri Togale. Menurutnya, kombinasi ini memberi kekuatan besar di medan politik.
“Saya Makayoa, istri saya Togale, Pak Gubernur Buton, dan Bahrain juga Togale. Dengan sinergi ini, kekalahan bukan pilihan bagi kami,” ungkap Sahril.
AM-SAH Komitmen Menangkan BK-UHS di Halsel
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Aliong Mus dan Sahril Taher, juga menegaskan tekad mereka untuk memenangkan pasangan Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman di Halsel. Bagi mereka, Halsel adalah harga diri yang tak boleh dilepaskan.
“Saya dan Sahril tidak akan meninggalkan BK-UHS. Kami satu suara dari pusat hingga kabupaten. Bagi saya, Bahrain adalah saya, dan saya adalah Bahrain,” kata Aliong.

Aliong menambahkan bahwa program-programnya di Halsel akan bersinergi dengan visi untuk Maluku Utara. Salah satu prioritas utamanya adalah pendidikan dan kesehatan. Ia berjanji akan menyediakan 20 beasiswa dokter setiap tahun bagi pemuda Halsel agar mereka mendapatkan pendidikan kedokteran.
“Setiap tahun, 20 dokter dari Halsel akan disekolahkan gratis. Itu komitmen kami,” tegas Aliong.
Selain pendidikan, Aliong juga menyoroti infrastruktur sebagai prioritas untuk mendukung pembangunan di wilayah tersebut. Baginya, tidak ada anak di Maluku Utara yang boleh tertinggal dalam pendidikan.
“Kami berjanji, seluruh anak di Maluku Utara akan bersekolah, tak ada alasan untuk tidak sekolah,” tandasnya.


















Tinggalkan Balasan