HALTENG, SerambiTimur- Personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Halmahera Tengah melaksanakan kegiatan trauma healing secara door to door di Desa Sibenpopo, Sabtu (11/4/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak situasi pascakonflik, khususnya anak-anak dan orang tua.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan humanis tersebut dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Halmahera Tengah, IPTU Masqun Abdukish, bersama sejumlah personel Polwan. Mereka menyambangi rumah-rumah warga untuk memberikan dukungan psikologis secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, para Polwan melakukan pendekatan persuasif kepada anak-anak dengan mengajak bermain, berdialog ringan, serta menciptakan suasana yang menyenangkan guna mengurangi rasa trauma yang dialami. Sementara kepada orang tua, petugas memberikan motivasi dan penguatan agar tetap tegar menghadapi kondisi pascakonflik.
IPTU Masqun menjelaskan bahwa kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk menghadirkan rasa aman sekaligus memperkuat mental masyarakat melalui pendekatan langsung.
“Pendekatan door to door ini dinilai efektif untuk membangun kedekatan emosional dengan warga, sehingga mereka merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menghadapi situasi sulit,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pada aspek penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang turut memperhatikan kondisi sosial dan psikologis masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan dukungan moril agar bisa bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi muda, dapat berangsur pulih. Kehadiran Polwan dengan pendekatan yang humanis juga diharapkan mampu menjaga semangat, senyum, dan harapan warga di tengah situasi yang sedang dihadapi.
Kegiatan trauma healing ini menjadi wujud nyata peran Polwan dalam memperkuat ketahanan mental masyarakat serta menjaga keberlangsungan generasi muda sebagai harapan masa depan bangsa.














Tinggalkan Balasan