Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Nov 2025 19:50 WIT ·

Perbaikan Rumah Korban Puting Beliung Hiri Belum Dimulai, BPBD Tunggu SK Wali Kota


 Perbaikan Rumah Korban Puting Beliung Hiri Belum Dimulai, BPBD Tunggu SK Wali Kota Perbesar

TERNATE, SerambiTimur — Sudah lebih dari sepuluh hari sejak angin puting beliung melanda Kecamatan Hiri, Kota Ternate, namun proses perbaikan rumah warga yang rusak belum juga dilakukan. Salah satu korban, Sahil Gani, masih harus menumpang di rumah keluarga bersama sepuluh anak-cucunya akibat rumahnya mengalami kerusakan berat.

Lambatnya penanganan ini dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Kota Ternate, Ferry Hamdany Wolley. Ia menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa mengambil langkah konkret karena seluruh proses pengusulan dan pencairan anggaran harus menunggu Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

“Dasar kami bergerak adalah SK Wali Kota. Seluruh proses, mulai pengusulan sampai pencairan anggaran, tidak dapat dilakukan sebelum SK itu diterbitkan,” jelas Ferry.

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Ternate yang semakin tidak menentu membuat warga korban puting beliung semakin terancam. Hujan dan angin kencang beberapa hari terakhir memperburuk situasi.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu SK Wali Kota agar perbaikan rumah dapat segera dilakukan.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa M 7,3 Guncang Maluku Utara, Warga Ternate Panik Berhamburan Keluar Rumah

2 April 2026 - 07:26 WIT

Warga Binaan Lapas Ternate Panen Kemandirian Lewat Budidaya Jagung

30 Maret 2026 - 13:08 WIT

Wali Kota Ternate Sidak OPD Usai Lebaran, Tekankan Disiplin dan Inovasi ASN

26 Maret 2026 - 16:31 WIT

Oknum Brimob Jadi Tersangka Kasus KDRT di Ternate, Polda Malut Tegaskan Proses Hukum Profesional

25 Maret 2026 - 17:29 WIT

Kasus KDRT Oknum Brimob di Ternate, DP3A Fokus Dampingi Istri dan Anak Korban

25 Maret 2026 - 15:26 WIT

Dugaan KDRT Oknum Brimob di Ternate: Istri Alami Pendarahan, Anak Juga Diduga Jadi Korban

25 Maret 2026 - 15:19 WIT

Trending di Hukum & Kriminal