HALTIM, SerambiTimur – Menjelang Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) bersama TP PKK menyalurkan bantuan sembako bagi warga di 21 desa yang tergolong daerah rawan pangan. Bantuan ini merupakan bagian dari program Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).
Bupati Haltim, Ubaid Yakub, mengatakan bahwa bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama saat memasuki bulan suci Ramadhan.
“Harapan kami, bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan bapak ibu di rumah,” ujar Bupati dua periode tersebut, Kamis (6/3/2025).
Berdasarkan peta analisis Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), 21 desa penerima bantuan CPPD tersebar di beberapa kecamatan, antara lain:
- Maba Selatan: Desa Sowoli
- Wasile Selatan: Desa Tanure
- Wasile: Desa Gulapapo
- Wasile Tengah: Desa Kakaraino
- Wasile Utara: Desa Iga, Labi-labi, Tatam, Mariomoi, Bololo, Helaitetor, dan Majikon Tongone
- Maba Tengah: Desa Miaf, Marasipno, Yawanli, dan Gaifoli
- Maba Utara: Desa Sosolat, Lolasita, Wasileo, Pumlanga, Doromoi, dan Patlean Jaya
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Haltim, Nurmala Tajuddin, menyebut bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai puluhan ton bahan pangan.
“Totalnya ada 20.380 ton beras, baik dari Bulog maupun beras lokal (Subaim), serta 1.843 ton gula pasir, 1.843 ton minyak goreng, 1 ton kacang hijau, 500 kaleng susu, 846 kg bawang merah, 806 kg bawang putih, 500 bungkus mi instan, 500 kg ikan teri, dan 5.925 ton sagu siap saji,” paparnya.
Bupati Ubaid menambahkan, bantuan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan warga tetapi juga sebagai upaya menekan angka stunting di Haltim dengan memastikan konsumsi makanan bergizi yang sehat dan higienis.
“Kami berharap bantuan ini bisa dikonsumsi dengan baik dan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka anak kurang gizi di daerah rawan pangan,” tutupnya.














Tinggalkan Balasan