HALTIM, SerambiTimur-Calon Wakil Bupati Halmahera Timur nomor urut 2, Anjas Taher, mengungkapkan bahwa program bantuan seribu rumah layak huni dan rehabilitasi rumah warga merupakan upaya strategis untuk menurunkan angka kemiskinan di Halmahera Timur. Hal ini disampaikan pada kampanye pasangan Ubaid-Anjas di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wasile Timur, Rabu malam, 6 November.
“Program ini akan membantu mengatasi angka kemiskinan di Halmahera Timur,” ujar Anjas. Menurutnya, rumah layak huni dan rehabilitasi rumah bagi warga kurang mampu menjadi prioritas untuk menciptakan hunian yang aman dan layak.
Anjas menjelaskan, bagi warga yang mengalami kekurangan material dalam pembangunan rumah, mereka akan mendapat bantuan material seperti atap seng. “Jika warga membangun rumah namun masih kekurangan material, kami akan bantu. Ini yang kami sebut sebagai program rehabilitasi rumah warga,” jelasnya.
Program seribu rumah dan rehabilitasi rumah warga diharapkan dapat membantu mengatasi masalah ketimpangan dan mengurangi jumlah keluarga miskin di Halmahera Timur. Anjas menyoroti bahwa kondisi banyak keluarga yang hidup dalam satu rumah menjadi salah satu penyebab meningkatnya kemiskinan di daerah tersebut.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan angka kemiskinan di Halmahera Timur dari 15,45 persen pada 2020 menjadi 12,47 persen pada 2023. Namun, Halmahera Timur masih tercatat sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Maluku Utara.
Sebagai bentuk komitmen mengentaskan kemiskinan, Ubaid-Anjas juga menargetkan peningkatan infrastruktur di Kecamatan Maba Utara dan Wasile Utara. Selama periode pertama kepemimpinan mereka, telah dibangun jalan dan 32 jembatan penghubung untuk mempermudah akses antar desa dan kecamatan.
“Dulu masyarakat harus menggunakan perahu fiber untuk ke Kota Maba, sekarang sudah bisa menggunakan sepeda motor atau mobil dengan akses jalan yang lebih baik,” pungkas Anjas.














Tinggalkan Balasan