Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 3 Jan 2024 13:48 WIT ·

Menunggu Hasil Audit BPK, Kasus Billfhis DKP Malut Belum Ditetapkan Tersangka.


 Menunggu Hasil Audit BPK, Kasus Billfhis DKP Malut Belum Ditetapkan Tersangka. Perbesar

Serambitimur, – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) mengonfirmasikan perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan Dua unit Kapal Billfhis, yang menyeret Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara, Abdullah Assagaf itu sudah naik status ke penyidikan.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Malut Ardian mengatakan, progres kasus tersebut masih menunggu perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP) perwakilan Maluku Utara.

“Masih penyidikan, kami menunggu hasil perhitungan keuangan negara dari BPKP,” singkat Ardian usai jumpa pers akhir tahun 2023 di kantor Kejati Malut di Ternate, Rabu (3/1/2024).

Jika hasil audit dari BPKP, Ardian  memastikan tersangka kasus tersebut segera diumumkan.

Diketahui, pengadaan dua unit kapal tersebut digunakan pada pelaksanaan event Widi Internasional Fishing Tournament (WIFT) pada 2017 lalu. Pengadaan kapal mancing ini dimenangkan CV. Mandiri Makmur dengan nilai kontrak Rp5.906.208.000.

 

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Lindungi Kasus Korupsi Rp2,8 Miliar, Polda Malut Disorot Aktivis Mahasiswa

12 Januari 2026 - 23:58 WIT

Kanwil Ditjenpas Malut Ikuti Apel Awal Tahun 2026, Teguhkan Komitmen Hadapi Tantangan Baru

12 Januari 2026 - 16:48 WIT

Bapas Ternate Teguhkan Komitmen Kinerja Lewat Penandatanganan Perjanjian Kinerja

10 Januari 2026 - 16:42 WIT

Dinonaktifkan Karena Diperiksa, Akademisi Pertanyakan Kenapa Abubakar Tetap Bertahan

10 Januari 2026 - 15:54 WIT

Kakanwil Ditjenpas Malut dan Seluruh Ka-UPT Teken Perjanjian Kinerja 2026

9 Januari 2026 - 20:15 WIT

Diduga Cari Aman, Kepala OPD Malut Saling Siku Rebut Perhatian Gubernur

9 Januari 2026 - 18:27 WIT

Trending di Hukum & Kriminal