Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Feb 2024 15:12 WIT ·

Mahasiswa Dukung KPK Tetapkan Tetapkan Pimpinan Perusahan Tersangka.


 Mahasiswa Dukung KPK Tetapkan Tetapkan Pimpinan Perusahan Tersangka. Perbesar

Jakarta. Serambitimur, – Mahasiswa Maluku Utara (Malut) menggelar aksi di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (1/2) sekira pukul 15.00. Massa aksi mendatangi KPK dengan membawa spanduk dan pengeras suara. Mahasiswa berorasi kurang lebih satu jam, mengapresiasi KPK yang telah memeriksa beberapa pimpinan perusahaan tambang yang beroperasi di Maluku Utara.

Pimpinan perusahaan tambang yang sudah diperiksa penyidik KPK adalah Direktur Utama PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) Romo Nitiyuda Wachyo (Haji Robert), Direktur PT Adidaya Tangguh Eddy Sanusi, dan Direktur PT Prisma Utama Maizon Lengkong serta lainnya.

“Kami apresiasi KPK yang terus melakukan pengembangan penyidikan, termasuk ingin memastikan dugaan suap yang dilakukan perusahaan-perusahaan tambang terhadap Gubernur nonaktif dan pejabat lainnya. dugaan keterlibatan perusahaan tambang harus diungkap. Dengan demikian, masyarakat bisa tersadarkan terkait transaksi terselubung antara perusahaan tambang dengan pemerintah,” ujar Rusdi, Koordinator Aksi pada Nuansa Media Grup (NMG).

Menurutnya, KPK juga harus membuktikan komitmennya bahwa tidak memandang siapapun dalam proses hukum, sehingga bisa memenatapkan pimpinan perusahaan tambang sebagai tersangka dalam kasus suap tersebut. “Kami sangat mendukung kalau KPK menetapkan pimpinan perusahaan tambang sebagai tersangka. Jika mereka terbukti terlibat suap, harus ditetapkan tersangka, tidak bisa tidak,” tegasnya menyarankan.

Bagi massa aksi, bukan tidak mungkin setiap perusahaan tambang tersebut melakukan dugaan suap ke pejabat di Maluku Utara agar pengurusan dokumen-dokumennya dapat diproses dengan mudah. “Sekali lagi kami minta KPK jangan tebang pilih. Siapapun yang diduga terlibat harus ditetapkan tersangka. KPK jangan takut takut melawan perusahaan tambang, karena masyarakat pasti berada di belakang KPK, kalau KPK melakukan hal-hal yang itu dianggap benar,” tutupnya berharap. Setelah berorasi, massa aksi langsung membubarkan diri dengan tertib.(**)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda Haltim Dorong Akselerasi Kinerja OPD Pasca Pelantikan

14 Januari 2026 - 12:19 WIT

FPAKI-Malut Desak Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Pemkot Ternate

14 Januari 2026 - 10:36 WIT

PT Smart Marsindo Padukan Good Mining Practice dan Pemberdayaan Sosial di Pulau Gebe

13 Januari 2026 - 21:46 WIT

SMAK Desak KPK Usut Pembayaran Rp2,8 Miliar Eks Rumah Gubernur Malut

13 Januari 2026 - 18:56 WIT

DKPP Pecat Tetap Anggota Bawaslu Ternate, Terbukti Terima Rp250 Juta untuk Atur Suara

13 Januari 2026 - 12:17 WIT

BK3N 2026 Resmi Dibuka, NHM Perkuat Budaya K3 di Tambang Gosowong

13 Januari 2026 - 12:10 WIT

Trending di Bisnis