LABUHA, SerambiTimur – KompasData secara tegas membantah keterlibatan dalam survei Pilkada 2024 di Halmahera Selatan (Halsel) dan Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Dalam survei palsu yang mencatut logo KompasData, pasangan calon (paslon) Rusihan-Muhtar disebut unggul dengan elektabilitas 52,4%, disusul Bahrain-Umar 20,4%, Bassam-Helmi 18,9%, dan Jasri-Muhlis di posisi terakhir dengan 6,2%.
Namun, Litbang Harian Kompas menegaskan tidak pernah melakukan survei tersebut. Hasil survei yang beredar di beberapa media online dan flyer ini dipastikan hoaks.
“Waspada terhadap hoaks. Kami masih menyelidiki pencatutan logo KompasData,” tulis pihak Harian Kompas dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat (4/10/2024).
Kompas juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pihak yang mengatasnamakan KompasData terkait survei tersebut. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui email di kompasdata@kompas.com.



















Tinggalkan Balasan