Ternate – Sejak 2017, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah membangun 40 balai nikah dan manasik haji di berbagai titik di provinsi tersebut. Selain itu, sejak 2019, dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) juga telah digunakan untuk membangun 33 gedung madrasah yang tersebar di berbagai daerah. Hingga kini, tiga gedung telah didirikan untuk mendukung layanan jamaah haji dan umrah di Maluku Utara.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Malut, H. Amar Manaf, saat meresmikan pembangunan gedung madrasah, Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), serta Aula Asrama Haji pada Selasa (03/09/2024). Menurut H. Amar, masyarakat telah merasakan manfaat besar dari fasilitas yang dibangun melalui program SBSN, yang sangat mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan di Maluku Utara.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan amanah pemerintah pusat dalam bentuk pembangunan gedung pelayanan keagamaan dengan baik dan tanpa kendala,” ujar H. Amar.
Pejabat (Pj) Gubernur Maluku Utara, H. Samsuddin Abdul Kadir, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Agama, atas perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur keagamaan di Malut. Menurutnya, infrastruktur ini sangat penting untuk peningkatan kualitas spiritual masyarakat, yang pada akhirnya membawa kebaikan di dunia dan akhirat.
Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur juga menyampaikan bahwa Aula Raudha telah dimanfaatkan dengan baik selama proses pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Maluku Utara pada tahun 2024, dan gedung tersebut akan terus dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan lainnya di masa mendatang.



















Tinggalkan Balasan