TERNATE, SerambiTimur – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kota Ternate bersama PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Maluku Utara dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi Malut melakukan pengecekan langsung (on the spot) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ternate.
Kegiatan pengawasan lapangan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, didampingi Sales Area Manager (SAM) Pertamina Patra Niaga Malut Dion Sidabariba, SBM Rayon 1 Malut Rizal, serta jajaran pengurus DPC Hiswana Migas Maluku Utara.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap terjaga dan aman bagi masyarakat, mengingat peningkatan mobilitas warga yang signifikan selama momentum libur akhir tahun.
Usai melakukan pengujian takaran dan mutu BBM di beberapa SPBU, Nasri Abubakar menyampaikan bahwa seluruh BBM yang disalurkan ke masyarakat dinyatakan aman dan sesuai standar yang ditetapkan.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, baik dari sisi takaran maupun kualitas BBM, semuanya sesuai ketentuan. Masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat menggunakan BBM dengan aman,” ujar Nasri.
Ia juga mengingatkan Pertamina agar menjaga konsistensi distribusi selama periode Nataru, sehingga tidak terjadi gangguan pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Mobilitas masyarakat pasti meningkat. Karena itu kami berharap Pertamina tetap menjaga pasokan dan kualitas pelayanan agar tidak terjadi kelangkaan BBM yang dapat mengganggu aktivitas warga,” tegasnya.
Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Malut Dion Sidabariba menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi sejak dini terhadap lonjakan kebutuhan BBM selama libur akhir tahun.
“Stok BBM kami pastikan dalam kondisi aman dan mencukupi sesuai proyeksi kebutuhan. Distribusi juga akan terus dipantau secara berkala agar tetap lancar,” jelas Dion.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. “Pasokan kami cukup, jadi kami harap masyarakat tetap bijak dalam membeli BBM. Pertamina berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama Nataru,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan pelaku usaha migas dalam menjamin keamanan energi serta kenyamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.














Tinggalkan Balasan