Serambitimur Halbar, – Kondisi keuangan Daerah Kabupaten Halmahera Barat yang mengalami defisit, membenggaknya Utang Daerah, tingginya angka pengangguran dan mahalnya harga-harga sembako, membuat Calon Bupati Kabupaten Halmahera Barat melakukan sejumlah upaya untuk keluarkan Halbar dari kondisi kritis tersebut.
Dr. Muhammad Syukur Mandar, Calon Bupati Halmahera Barat, melalui media ini, Sabtu(4/5/2024),menyebutkan dirinya telah bertemu dengan investor dari luar negeri, Taiwan, dan Jepang, serta pengusaha dalam negeri. Dalam pertemuan tersebut dirinya diminta memaparkan kondisi geografis dan potensi unggulan Daerah apa saja yang ada di kabupaten Halmahera Barat.
“Pertemuan itu saya menjelaskan kepada mereka, bahwa Halmahera Barat adalah kabupaten di provinsi Maluku Utara yang memiliki potensi menjadi lumbung pangan nasional, selain potensi pangan dalam hal ini pertanian dan perkebunan, Halbar juga memiliki potensi dibidang perikanan kelautan.
Lanjutnya, Calon Bupati Muhammad Syukur Mandar menyebutkan bahwa, pada potensi pertanian, Halbar dapat menjadi lumbung pangan nasional, kita bisa manfaatkan potensi tersebut, untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat Halbar yang mayoritas petani, dengan merubah orientasinya bercocok tanam, semula tanaman tahunan menjadi bulanan, kita beri stimulus pembiayaan, subsidi, dan fasilitas, pertanian yang memadai agar pertanian kita unggul dan memiliki kualitas daya saing tinggi.
“Pada bidang lain, kita juga focus pada budidaya ikan kerapu, budidaya udang paname, untuk memenuhi kebutuhan eksportir, tentu saja kita menerapkan pola kemitraan dengan masyarakat, pemerintah menjadi regulator yang baik, menjembatani pelaku usaha dengan investor untuk mengembangkan potensi kita di Halbar,”ungkapnya.
Lebih lanjut MSM menyatakan, Halbar ini terlalu tertinggal, 20 tahun lebih usia kabupaten ini, pembangunannya tidak sebanding dengan usianya, maka kedepan kita perlu genjot percepatan pembangunan, agar Halbar bisa berdiri sejajar dengan kabupaten maju di Indonesia dengan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Halbar itu sendiri.
“Para investor itu berminat untuk investasi pada budidaya udang paname, budidaya kerapu, udang dan kerapu hidup sangat mahal dan dibutuhkan dipasar Taiwan, China dan Jepang, mereka akan investasi bila saya memimpin Halbar, saya sudah lama kenal dengan mereka dan sering bertemu dalam forum forum diskusi investasi di Jakarta,”tegasnya.(**)
















Tinggalkan Balasan