HALTIM, SerambiTimur– DPRD Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) resmi melantik tiga pimpinan baru periode 2024-2029 dalam rapat paripurna istimewa, Kamis (21/11). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Soasio, Tidore Kepulauan, Rudy Wibowo, dengan pengambilan sumpah jabatan sesuai Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor: 555/KPTS/MU/2024 tanggal 20 September 2024.
Pelantikan ini turut dihadiri Pjs. Bupati Halmahera Timur Ahmad Purbaya, Sekretaris Daerah Ricky CH Ricfat, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda.
Tiga pimpinan yang dilantik adalah Idrus E. Maneke dari Golkar sebagai Ketua DPRD, Djon Ngoraitji dari PDIP sebagai Wakil Ketua I, dan Abdul Latif Mole dari Gerindra sebagai Wakil Ketua II. Pergeseran komposisi ini menggantikan kepemimpinan sebelumnya, di mana Idrus mengambil alih posisi Djon sebagai Ketua DPRD, sementara Djon kini menempati kursi Wakil Ketua I.
Posisi Wakil Ketua II yang sebelumnya dipegang oleh Faisal Wahab dari PAN kini diisi oleh Abdul Latif Mole. PAN terlempar dari unsur pimpinan DPRD setelah kursinya diambil alih oleh Gerindra.
Golkar Memimpin, Fokus pada Aspirasi Masyarakat
Ketua DPRD yang baru dilantik, Idrus E. Maneke, menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang demokratis. Ia menekankan pentingnya tugas legislatif dalam mengawasi jalannya pemerintahan, merumuskan kebijakan, dan menyuarakan aspirasi rakyat.
“DPRD adalah lembaga yang vital. Kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif, sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Idrus dalam pidatonya.
Politikus Partai Golkar tersebut juga menekankan bahwa pengucapan sumpah dan janji bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus dijunjung tinggi.
“Sumpah ini mencerminkan kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, dan peraturan perundang-undangan. Lebih dari itu, ini adalah kesetiaan kepada rakyat yang telah memilih kami untuk memimpin lembaga terhormat ini,” tutup Idrus.














Tinggalkan Balasan