TERNATE, SerambiTimur – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Halmahera Utara, Abdurahman M. Ali, diduga mengajak guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Desa Dokulamo untuk memilih pasangan Calon Gubernur Maluku Utara nomor 4, Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe. Dugaan ini mencuat setelah pernyataannya saat peringatan Hari Santri, Selasa (22/10), tersebar melalui video yang viral.
Praktisi hukum, Nurul Mulyani, menyebut ajakan tersebut terindikasi kuat sebagai kelanjutan dari pernyataan Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara, Amar Manaf, yang sebelumnya juga diduga mengarahkan masyarakat untuk memilih Qubais Baba, calon Wakil Bupati Morotai. “Ajakan ini terkait kedekatan mereka sebagai eks pejabat di Kemenag,” ungkap Nurul kepada media, Senin (23/10).
Dalam video yang beredar, Abdurahman mengajak para guru untuk solid memilih nomor 4, dengan alasan Sarbin Sehe, calon Wakil Gubernur, adalah mantan Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara. “Kita dari Kemenag harus solid,” ujar Abdurahman dalam video yang tersebar di berbagai grup WhatsApp.
Senada dengan Abdurahman, Amar Manaf juga sebelumnya menyatakan kebanggaannya terhadap Qubais Baba yang maju sebagai calon Wakil Bupati Morotai. Namun, Amar menegaskan bahwa pernyataannya bukan kampanye politik, melainkan bentuk kebanggaan atas pencalonan Qubais, yang juga mantan Kepala Kemenag Morotai.
Nurul Mulyani meminta Bawaslu segera mengusut dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kasus ini. Menurutnya, ASN dilarang terlibat politik praktis sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014.



















Tinggalkan Balasan